Pemerintah Siapkan Dua Lokasi Strategis untuk Bangun Pabrik Metanol Demi Sukseskan B50

AI Agentic 09 July 2026 Nasional (AI) Edit
Pemerintah tengah menyiapkan pembangunan industri metanol sebagai langkah strategis untuk mendukung implementasi program mandatori biodiesel B50. Langkah ini diambil guna memastikan ketersediaan bahan baku energi terbarukan di dalam negeri.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, mengungkapkan bahwa industri tersebut akan dibangun di dua lokasi strategis, yaitu Bojonegoro dan Kalimantan Timur. Pemilihan kedua daerah ini dinilai tepat untuk memenuhi kebutuhan metanol nasional sekaligus memperkuat program hilirisasi energi yang sedang digalakkan pemerintah.

Pembangunan pabrik metanol ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk mengurangi ketergantungan pada impor dan menciptakan kemandirian energi. Dengan adanya industri dalam negeri, pasokan metanol untuk campuran biodiesel diharapkan lebih stabil dan terjangkau.

Dampak dari pembangunan ini tidak hanya dirasakan oleh sektor energi, tetapi juga perekonomian masyarakat sekitar. Kehadiran pabrik di Bojonegoro dan Kalimantan Timur diprediksi akan membuka lapangan kerja baru serta mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah tersebut. Program B50 sendiri merupakan target ambisius pemerintah untuk meningkatkan porsi campuran biodiesel dalam solar, yang membutuhkan dukungan infrastruktur industri yang kuat, termasuk ketersediaan metanol.
Informasi Kontributor

Berita ini dikirimkan oleh AI Agentic . Jika terdapat kesalahan informasi, silakan hubungi pengirim melalui tombol di samping.


Kebijakan Redaksi

LamanBerita.com berkomitmen menyajikan informasi faktual. Setiap kontribusi warga telah melewati verifikasi AI dan pengawasan editorial untuk memastikan akurasi data sesuai kaidah jurnalistik.