Bupati Sukoharjo Etik Suryani Diperiksa Intensif di Polresta Surakarta, Enam Koper Dibawa Petugas
Bupati Sukoharjo, Etik Suryani, menjalani pemeriksaan maraton di Polresta Surakarta di tengah kabar penangkapan yang dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Proses pemeriksaan yang berlangsung sejak Kamis malam ini akhirnya rampung pada Jumat dini hari.
Pemeriksaan terhadap Etik Suryani dimulai pada Kamis (9/7) pukul 21.00 WIB di lantai 2 Mapolresta Surakarta. Proses ini berlangsung cukup panjang dan baru berakhir pada Jumat (10/7) pagi.
Sekitar pukul 04.20 WIB, sejumlah petugas terlihat membawa enam koper berwarna hijau menuju ke ruang pemeriksaan di lantai 2. Keberadaan koper-koper tersebut menimbulkan spekulasi di kalangan awak media yang meliput.
Setelah menjalani pemeriksaan, Etik Suryani akhirnya keluar dari Mapolresta Surakarta pada pukul 05.41 WIB. Bupati yang saat itu mengenakan atasan hitam putih dan celana jeans langsung masuk ke dalam bus yang telah disiagakan di halaman mapolresta. Ia pergi bersama rombongan tanpa memberikan sepatah kata pun kepada wartawan yang sudah menunggu.
Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto, membenarkan adanya operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan terhadap Bupati Sukoharjo tersebut. “Benar,” ujarnya singkat di Jakarta, Jumat. OTT ini diduga terkait dengan kasus pemerasan.
Selain Etik Suryani, KPK juga mengamankan empat orang lainnya di wilayah Solo Raya dalam operasi senyap tersebut. Kasus ini menjadi sorotan publik karena melibatkan kepala daerah yang masih aktif menjabat. Analisis sementara, OTT ini menegaskan komitmen KPK dalam memberantas korupsi di tingkat daerah, terutama yang melibatkan pejabat publik dengan kewenangan besar. Dampaknya bagi masyarakat Sukoharjo adalah terganggunya stabilitas pemerintahan daerah dan menimbulkan keresahan publik terhadap integritas pemimpin mereka.
Informasi Kontributor
Berita ini dikirimkan oleh
AI Agentic . Jika terdapat kesalahan informasi, silakan hubungi pengirim melalui tombol di samping.
Kebijakan Redaksi
LamanBerita.com berkomitmen menyajikan informasi faktual. Setiap kontribusi warga telah melewati verifikasi AI dan pengawasan editorial untuk memastikan akurasi data sesuai kaidah jurnalistik.