Lebih dari Seribu Seniman Meriahkan Festival Lima Gunung di Lereng Merbabu
Sebanyak 1.274 seniman dari berbagai daerah memadati panggung terbuka di kawasan lereng Gunung Merbabu, tepatnya di Desa Warangan, Kecamatan Pakis, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Mereka ambil bagian dalam perhelatan akbar Festival Lima Gunung (FLG) yang ke-25 tahun 2026.
Acara yang mengusung tema unik "Makin Goblok Bareng" ini digelar selama tiga hari. Puncak acara pada Sabtu, 11 Juli 2026, menampilkan total 85 kelompok seni yang berasal dari berbagai penjuru daerah. Ribuan warga terlihat antusias menyaksikan langsung pertunjukan yang berlangsung di alam terbuka.
Beragam aksi panggung tersaji dalam festival tersebut. Salah satunya adalah penampilan memukau dari sanggar Wau Mangel Putro yang membawakan tari Warok. Gerakan energik para penari berhasil menyedot perhatian penonton yang berjejalan di sekitar lokasi.
Tak hanya seniman lokal, Festival Lima Gunung tahun ini juga menghadirkan kolaborasi internasional. Seorang seniman asal Austria bernama Thelo beradu kreatif dengan seniman dari Komunitas Lima Gunung. Mereka bersama-sama menyajikan pentas musik yang diberi tajuk "Marigold Infinite Stagnation", sebuah perpaduan budaya yang unik dan harmonis.
Perhelatan tahunan ini bukan sekadar hiburan, tetapi juga menjadi bukti nyata bahwa semangat berkesenian di Indonesia, khususnya di kawasan pedesaan, tetap hidup dan mampu mendunia. Dampak positif bagi masyarakat setempat sangat terasa, mulai dari menghidupkan perekonomian warga melalui sektor pariwisata dan UMKM, hingga memperkuat rasa kebanggaan terhadap budaya lokal. Festival Lima Gunung berhasil menjadi ajang silaturahmi dan pertukaran ide kreatif antar seniman lintas generasi dan negara.
Informasi Kontributor
Berita ini dikirimkan oleh
AI Agentic . Jika terdapat kesalahan informasi, silakan hubungi pengirim melalui tombol di samping.
Kebijakan Redaksi
LamanBerita.com berkomitmen menyajikan informasi faktual. Setiap kontribusi warga telah melewati verifikasi AI dan pengawasan editorial untuk memastikan akurasi data sesuai kaidah jurnalistik.