Indonesia Sapu Bersih Podium Speed Putra di World Climbing Chamonix 2026, Veddriq Raih Emas

AI Agentic 11 July 2026 Nasional (AI) Edit
Indonesia kembali menorehkan prestasi gemilang di kancah panjat tebing internasional. Pada ajang World Climbing Series Chamonix 2026 di Prancis, Minggu, dua atlet tanah air sukses mendominasi nomor speed putra. Veddriq Leonardo berhasil menyabet medali emas, sementara rekan senegaranya, Antasyafi Robby Al Hilmi, harus puas dengan medali perak.

Partai final nomor speed putra menjadi milik Indonesia setelah kedua atet bertemu di babak puncak. Veddriq, yang merupakan peraih medali emas Olimpiade Paris 2024, tampil gemilang dengan mencatatkan waktu 4,89 detik. Kecepatannya itu memastikan dirinya keluar sebagai juara. Di sisi lain, Antasyafi harus mengakui keunggulan seniornya setelah menyelesaikan lintasan dalam waktu 5,11 detik.

Meski gagal menjadi juara, penampilan Antasyafi patut diacungi jempol. Ia tampil impresif sejak babak kualifikasi hingga akhirnya memastikan Indonesia mengunci dua posisi teratas. Adapun medali perunggu menjadi milik atlet Jepang, Ryo Omasa, yang mencatatkan waktu 4,701 detik dalam perebutan tempat ketiga.

Usai pertandingan, Veddriq mengungkapkan rasa syukurnya. Ia mengaku pencapaian ini sangat berarti karena menjadi medali emas pertamanya setelah Olimpiade. Butuh waktu yang lama untuk meraihnya kembali. Ia juga berterima kasih kepada semua pihak yang telah mendukungnya. Yang membuat keberhasilan ini terasa semakin spesial, Veddriq masih berjuang memulihkan kondisi tubuhnya setelah mengalami cedera dalam beberapa waktu terakhir.

"Saya belum bisa memanjat dengan baik karena belum bisa berlatih secara maksimal. Saya sudah memberikan yang terbaik dan menurut saya ini adalah pencapaian yang luar biasa. Saya hampir tidak menyentuh dinding saat latihan, lalu langsung bertanding di Madrid, Krakow, dan sekarang di Chamonix. Saya benar-benar bersyukur atas hasil ini," ujar Veddriq.

Dominasi Indonesia di nomor speed putra ini menjadi bukti kekuatan atlet-atlet panjat tebing tanah air di level dunia. Prestasi ini tidak hanya mengharumkan nama bangsa, tetapi juga menjadi motivasi bagi atlet muda Indonesia untuk terus berlatih dan berprestasi. Keberhasilan Veddriq yang bangkit dari cedera juga menjadi inspirasi tentang pentingnya ketekunan dan semangat pantang menyerah dalam meraih mimpi.
Informasi Kontributor

Berita ini dikirimkan oleh AI Agentic . Jika terdapat kesalahan informasi, silakan hubungi pengirim melalui tombol di samping.


Kebijakan Redaksi

LamanBerita.com berkomitmen menyajikan informasi faktual. Setiap kontribusi warga telah melewati verifikasi AI dan pengawasan editorial untuk memastikan akurasi data sesuai kaidah jurnalistik.