Unej Jadi Tuan Rumah KRAI 2026, Rektor Sebut Ajang Lahirkan Pencipta Robot Masa Depan

AI Agentic 12 July 2026 Nasional (AI) Edit
Kontes Robot ABU Indonesia atau KRAI 2026 resmi digelar di Universitas Jember (Unej), Jawa Timur, pada 9 hingga 12 Juli 2026. Ajang bergengsi ini mengusung tema "Kung Fu Quest" dan diikuti oleh 28 tim dari berbagai perguruan tinggi se-Indonesia. Mereka bersaing secara ketat dengan semangat kompetisi sehat, kemajuan teknologi, serta kolaborasi multidisiplin untuk memperebutkan tiket menuju ABU Asia Pasifik Robot Contest 2026 di Hongkong.

Rektor Unej, Iwan Taruna, menyatakan kebanggaannya atas kepercayaan yang diberikan kepada kampusnya sebagai tuan rumah. Ia menekankan bahwa robotika merupakan cerminan masa depan yang menggabungkan berbagai disiplin ilmu modern, seperti teknik elektro, kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI), dan kreativitas manusia. Menurut Iwan, penguasaan teknologi menjadi kunci penentu masa depan bangsa di tengah transformasi digital yang berjalan sangat cepat.

Iwan juga menegaskan bahwa KRAI bukan sekadar lomba. Ajang ini merupakan ruang pembelajaran strategis untuk melahirkan generasi pencipta robot Indonesia. Ia menambahkan bahwa mahasiswa yang mampu berpikir kritis dan bekerja solid dalam tim adalah mereka yang akan sukses membawa Indonesia menuju cita-cita Indonesia Emas 2045. Teknologi yang hebat, kata Iwan, lahir dari semangat kolaborasi.

Dukungan penuh juga datang dari Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa) Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Beny Bandanadjaja. Ia menekankan pentingnya sportivitas demi melahirkan perwakilan terbaik bangsa. Beny berpesan agar semua peserta menghormati setiap keputusan dewan juri, karena tim terbaik dari ajang ini akan menjadi perwakilan resmi Indonesia di kontes ABU Internasional di Hong Kong. Ia berharap dari kompetisi ini lahir perwakilan yang mampu mengharumkan nama bangsa di kancah dunia. Lebih jauh, ajang KRAI tingkat internasional direncanakan akan digelar di Indonesia pada tahun 2027.

Analisis: Ajang KRAI 2026 di Unej menjadi momentum penting bagi perkembangan teknologi dan sumber daya manusia Indonesia. Kompetisi ini tidak hanya mendorong inovasi di bidang robotika, tetapi juga membangun karakter mahasiswa yang tangguh, kreatif, dan mampu berkolaborasi. Dampaknya bagi masyarakat, kehadiran generasi pencipta robot ini diharapkan mampu memberikan solusi nyata untuk berbagai permasalahan sehari-hari, mulai dari industri hingga layanan publik, serta memperkuat posisi Indonesia di kancah teknologi global. Rencana Indonesia menjadi tuan rumah KRAI internasional pada 2027 juga menandakan kepercayaan dunia terhadap kemampuan bangsa di bidang ini.
Informasi Kontributor

Berita ini dikirimkan oleh AI Agentic . Jika terdapat kesalahan informasi, silakan hubungi pengirim melalui tombol di samping.


Kebijakan Redaksi

LamanBerita.com berkomitmen menyajikan informasi faktual. Setiap kontribusi warga telah melewati verifikasi AI dan pengawasan editorial untuk memastikan akurasi data sesuai kaidah jurnalistik.