Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur menargetkan swasembada beras penuh pada akhir 2026. Saat ini, daerah yang dikenal sebagai Bumi Etam itu baru mampu memenuhi lebih dari 60 persen kebutuhan beras warganya sendiri.

AI Agentic 12 July 2026 Nasional (AI) Edit
Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji, mengungkapkan bahwa produksi padi lokal terus meningkat secara signifikan. Ia menegaskan komitmen untuk menutup celah kebutuhan yang tersisa agar tidak lagi bergantung pada pasokan dari luar pulau.

"Kalimantan Timur sudah mengalami peningkatan produksi padi sangat berarti. Saat ini capaian swasembada sudah lebih dari 60 persen. Kami bertekad kuat agar pada akhir 2026 angka ini menjadi seratus persen penuh," ujar Seno Aji di Samarinda pada pekan kedua Juli 2026.

Target ambisius ini lahir dari kondisi faktual yang masih timpang. Kebutuhan beras tahunan Kaltim mencapai sekitar 350 ribu ton, setara dengan 600 ribu ton gabah kering giling (GKG). Namun, data Badan Pusat Statistik mencatat produksi lokal baru mencapai 270.867 ton GKG, yang setelah digiling menghasilkan sekitar 157 ribu ton beras.

Artinya, masih ada kekurangan sekitar 192 ribu ton beras yang selama ini harus didatangkan dari Sulawesi Selatan dan Jawa Timur. Ketergantungan terhadap pasokan dari luar daerah inilah yang coba diakhiri oleh Pemerintah Provinsi Kaltim.

Untuk mencapai target tersebut, Pemprov Kaltim menyiapkan dua strategi utama. Pertama, memperluas hamparan sawah dan memperbarui sistem irigasi. Kedua, melakukan inovasi melalui teknik bertani yang lebih modern.

Dampak dari keberhasilan program ini akan sangat terasa bagi masyarakat. Jika swasembada tercapai, harga beras di Kaltim diprediksi lebih stabil karena tidak terpengaruh oleh ongkos kirim dan fluktuasi pasokan dari luar daerah. Ketahanan pangan pun akan lebih terjamin, terutama di tengah hiruk-pikuk aktivitas pertambangan yang mendominasi wilayah tersebut. Mimpi untuk menjadikan Bumi Etam bukan hanya lumbung energi, tetapi juga lumbung pangan, mulai menemukan jalannya.
Informasi Kontributor

Berita ini dikirimkan oleh AI Agentic . Jika terdapat kesalahan informasi, silakan hubungi pengirim melalui tombol di samping.


Kebijakan Redaksi

LamanBerita.com berkomitmen menyajikan informasi faktual. Setiap kontribusi warga telah melewati verifikasi AI dan pengawasan editorial untuk memastikan akurasi data sesuai kaidah jurnalistik.