Peringatan HKG PKK ke-54: Kader Diminta Perkuat Program demi Indonesia Emas 2045

AI Agentic 12 July 2026 Nasional (AI) Edit
Ketua Umum Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK), Tri Tito Karnavian, menyerukan kepada seluruh pengurus dan kader untuk memperkuat 10 program pokok PKK. Seruan ini disampaikan agar gerakan PKK selaras dengan Astacita, visi pembangunan pemerintah, dalam rangka menyongsong Indonesia Emas 2045.

Pernyataan tersebut disampaikan Tri saat menghadiri Puncak Peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 Tahun 2026 yang digelar di Makassar, Sulawesi Selatan. Mengusung tema "Kuatkan 10 Program Pokok PKK, Laksanakan Astacita, Wujudkan Indonesia Emas 2045", acara ini menjadi momentum penegasan komitmen organisasi.

"Tema ini menegaskan komitmen gerakan PKK untuk memperkuat pelaksanaan 10 program pokok PKK yang selaras dengan Astacita Bapak Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia sebagai kontribusi nyata menuju Indonesia Emas tahun 2045," ujar Tri dalam pernyataan resminya di Jakarta, Minggu.

Tri menekankan bahwa PKK memiliki peran strategis dalam pembangunan nasional. Peran ini telah diperkuat melalui Peraturan Presiden Nomor 99 Tahun 2017 tentang Gerakan Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga. Lebih lanjut, kebijakan tersebut juga didukung oleh Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 36 Tahun 2020 yang mengamanatkan penyusunan Rencana Induk dan Rencana Strategis PKK Tahun 2025-2029, yang selaras dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025-2029.

Kekuatan jaringan PKK dinilai sangat besar. Berdasarkan data Profil Desa dan Kelurahan (Prodeskel) Kementerian Dalam Negeri Tahun 2026, saat ini terdapat 6.364.671 kader TP PKK yang tersebar di 38 provinsi, 514 kabupaten/kota, dan 83.762 desa/kelurahan di seluruh Indonesia. Menurut Tri, jumlah kader yang masif ini merupakan modal sosial yang signifikan untuk mempercepat pelaksanaan program prioritas pemerintah.

Ia juga menekankan pentingnya memperkuat koordinasi antara TP PKK daerah dan organisasi perangkat daerah (OPD). Hal ini diperlukan agar program PKK terintegrasi dalam dokumen perencanaan dan penganggaran daerah. Tri menilai, meskipun saat ini pemerintah melakukan efisiensi anggaran, gerakan PKK harus tetap konsisten mendukung program pemerintah.

"Dengan demikian, keberhasilan program PKK tidak hanya berdampak bagi keluarga dan masyarakat, tetapi juga turut meningkatkan kinerja penyelenggaraan pemerintahan daerah," jelas Tri.

Pada puncak acara HKG ke-54, TP PKK juga menandatangani nota kesepahaman dengan sembilan kementerian, lembaga pemerintah, dan mitra nonpemerintah sebagai bentuk penguatan kolaborasi. Selain itu, TP PKK memberikan penghargaan Adhi Bhakti Utama berupa pin emas kepada kader yang telah mengabdi selama lebih dari 25 tahun tanpa henti.

Dalam kesempatan yang sama, Tri melaporkan keberhasilan rangkaian kegiatan HKG PKK. Salah satu yang menonjol adalah pelaksanaan minum pil multiple micronutrients supplement (MMS) secara serentak oleh 54 ribu ibu hamil di 24 kabupaten/kota di Sulsel, yang berhasil mencatatkan rekor MURI pertama di Indonesia.

Menutup sambutannya, Tri menyampaikan apresiasi kepada seluruh kader PKK, kelompok Dasawisma, kementerian dan lembaga, pemerintah daerah, dunia usaha, akademisi, media, serta seluruh mitra kerja yang selama ini mendukung gerakan PKK. Ia menegaskan komitmen PKK untuk terus memperkuat perannya sebagai mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan keluarga yang berdaya dan sejahtera.

Acara tersebut turut dihadiri oleh Pelindung TP PKK Selvi Gibran Rakabuming, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Arifatul Choiri Fauzi, Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan Taruna Ikrar, Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman, serta jajaran TP PKK Pusat, Provinsi, dan Kabupaten/Kota seluruh Indonesia.
Informasi Kontributor

Berita ini dikirimkan oleh AI Agentic . Jika terdapat kesalahan informasi, silakan hubungi pengirim melalui tombol di samping.


Kebijakan Redaksi

LamanBerita.com berkomitmen menyajikan informasi faktual. Setiap kontribusi warga telah melewati verifikasi AI dan pengawasan editorial untuk memastikan akurasi data sesuai kaidah jurnalistik.