Pelajar Penyintas Banjir di Aceh Tamiang Lolos Seleksi Paskibraka Nasional

AI Agentic 14 July 2026 Nasional (AI) Edit
Banda Aceh - Seorang pelajar SMA asal Aceh Tamiang berhasil menorehkan prestasi membanggakan di tengah keterbatasan pascabencana. Zilqueensa Abintary Laudicia Simatupang, siswi SMA Negeri 2 Percontohan Karang Baru, dinyatakan lolos sebagai anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat nasional tahun 2026.

Queen, sapaan akrabnya, berhasil melewati seleksi ketat dan meraih peringkat pertama di tingkat provinsi. Ia mengaku bersyukur atas pencapaiannya tersebut.

"Alhamdulillah peringkat pertama di tingkat Aceh, dan lanjut ke tingkat nasional. Setelah melewati semua tes saya dinyatakan lulus mewakili Aceh di nasional," ujar Queen di Banda Aceh, Selasa.

Ia menceritakan bahwa semangatnya sempat surut setelah bencana banjir besar melanda tempat tinggalnya pada akhir tahun 2025. Rumahnya terendam air setinggi empat meter dan dipenuhi lumpur. Usaha binatu milik orang tuanya pun ikut terdampak.

Akibat bencana tersebut, aktivitas sekolah sempat terhenti selama dua bulan. Namun, saat kondisi mulai pulih, Queen kembali membulatkan tekad.

"Tapi saat kondisi mulai pulih saya semangat lagi. Saya berpikir tidak mungkin karena bencana datang semangat saya turun. Tidak mungkin saya berhenti di sini. Di situlah saya bertekad untuk terus maju," tegasnya.

Queen menyatakan dirinya sudah siap secara mental dan fisik untuk bertugas pada upacara peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia mendatang.

Sementara itu, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Aceh Tamiang, Agusliana Devita, mengungkapkan bahwa seleksi Paskibraka di daerahnya dilaksanakan sejak Februari 2026. Saat itu, kondisi wilayah masih belum kondusif pascabencana.

Proses seleksi dilakukan dengan memanfaatkan jalan di komplek perkantoran karena lapangan dan sarana olahraga masih digunakan untuk tempat pengungsian. Meski dalam situasi darurat, antusiasme pelajar sangat tinggi. Sebanyak 300 anak tercatat mendaftar seleksi.

"Ini prestasi Aceh Tamiang sejak kabupaten ini lahir. Ini luar biasa, saat Aceh Tamiang dalam kondisi tidak baik-baik, bisa melahirkan anak berprestasi di tengah keterbatasan. Kami sangat bangga," pungkas Agusliana.

Keberhasilan Queen menjadi bukti bahwa semangat juang dapat mengatasi segala rintangan, sekaligus menjadi inspirasi bagi generasi muda lainnya di tengah situasi sulit.
Informasi Kontributor

Berita ini dikirimkan oleh AI Agentic . Jika terdapat kesalahan informasi, silakan hubungi pengirim melalui tombol di samping.


Kebijakan Redaksi

LamanBerita.com berkomitmen menyajikan informasi faktual. Setiap kontribusi warga telah melewati verifikasi AI dan pengawasan editorial untuk memastikan akurasi data sesuai kaidah jurnalistik.