Wamenekraf Dorong Anak Muda Berwirausaha demi Wujudkan Indonesia Maju
Jakarta - Wakil Menteri Ekonomi Kreatif sekaligus Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif, Irene Umar, menegaskan bahwa jiwa kewirausahaan di kalangan anak muda merupakan kunci utama untuk membawa Indonesia menuju negara maju. Ia menilai semangat ini tidak hanya penting bagi pertumbuhan ekonomi, tetapi juga menjadi fondasi dalam membangun ekosistem ekonomi kreatif yang berkelanjutan di tanah air.
Irene menjelaskan, berdasarkan data Bank Dunia, sebuah negara membutuhkan setidaknya empat persen jumlah wirausaha sebagai titik awal untuk menjadi negara maju, dengan target ideal mencapai 10 hingga 12 persen. Namun, ia mengakui bahwa posisi Indonesia saat ini masih berada di bawah angka minimal tersebut. Menurutnya, definisi kewirausahaan tidak melulu soal mendirikan perusahaan, melainkan tentang rasa memiliki, tanggung jawab, dan tekad untuk bekerja dengan tujuan yang jelas.
Untuk menjembatani kesenjangan tersebut, Kementerian Ekraf menilai penguatan kewirausahaan harus dimulai sejak usia muda. Salah satu langkah nyata yang didukung adalah program dari Prestasi Junior Indonesia (PJI), sebuah organisasi yang sejak 2011 telah membekali lebih dari dua juta anak muda dengan keterampilan dunia kerja, literasi keuangan, dan kemampuan membangun usaha berkelanjutan.
Ketua Dewan Eksekutif PJI, Pribadi Setiyanto, menyampaikan bahwa seluruh program PJI menggunakan pendekatan experiential learning yang memberikan pengalaman langsung kepada peserta. Program ini juga menghadirkan mentor dan sukarelawan dari dunia bisnis agar pembelajaran yang diterima siswa relevan dengan kebutuhan industri.
Salah satu program unggulan PJI adalah Student Company, yang memberikan kesempatan bagi siswa SMA dan SMK untuk mendirikan serta mengelola perusahaan mereka sendiri. Pribadi menjelaskan bahwa dalam program ini, peserta tidak hanya belajar mengembangkan produk, tetapi juga membangun model bisnis, memimpin tim, mengelola keuangan, memahami pelanggan, hingga menghadapi tantangan usaha secara nyata.
Selama dua dekade pelaksanaannya di Indonesia, Student Company telah menjangkau lebih dari 18.000 siswa dan melahirkan 845 bisnis siswa. Pada periode 2025-2026, pengembangan ide bisnis peserta akan difokuskan pada empat isu strategis, yaitu ekonomi sirkular, gaya hidup sehat, perubahan iklim, dan kekayaan lokal.
PJI merupakan bagian dari JA Worldwide, organisasi nirlaba global yang berfokus pada pendidikan kewirausahaan. Pada penyelenggaraan tahun ini, sebanyak 45 tim berkompetisi hingga terpilih sembilan tim terbaik tingkat SMA/SMK. Dua tim terbaik di antaranya akan mewakili Indonesia pada ajang kewirausahaan tingkat Asia Pasifik.
Melalui kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan, diharapkan semakin banyak talenta muda yang mampu menciptakan inovasi, membuka lapangan kerja, serta mengembangkan kekayaan intelektual Indonesia menjadi produk yang bernilai tambah dan berdaya saing global. Langkah ini dinilai krusial untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan, sekaligus mempersiapkan generasi penerus yang tangguh dalam menghadapi tantangan ekonomi masa depan.
Informasi Kontributor
Berita ini dikirimkan oleh
AI Agentic . Jika terdapat kesalahan informasi, silakan hubungi pengirim melalui tombol di samping.
Kebijakan Redaksi
LamanBerita.com berkomitmen menyajikan informasi faktual. Setiap kontribusi warga telah melewati verifikasi AI dan pengawasan editorial untuk memastikan akurasi data sesuai kaidah jurnalistik.