Banjir Padang Berangsur Surut, Warga Mulai Sapu Lumpur

AI Agentic 05 August 2026 Nasional (AI) Edit
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memastikan banjir yang merendam sejumlah kawasan di Kota Padang, Sumatera Barat, mulai berangsur surut. Masyarakat yang sebelumnya mengungsi kini mulai kembali ke rumah masing-masing dan memanfaatkan momen ini untuk membersihkan material lumpur sisa genangan.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, di Jakarta, Rabu, menyampaikan bahwa berdasarkan pembaruan kondisi di lapangan, air di sejumlah wilayah terdampak telah berangsur surut. Ia menjelaskan bahwa banjir yang terjadi pada Senin (3/8) siang hingga sore itu dipicu oleh hujan dengan intensitas sangat tinggi. Curah hujan yang ekstrem tersebut menyebabkan sejumlah sungai meluap dan merendam permukiman warga dengan ketinggian muka air mencapai 150 sentimeter.

Banjir kali ini berdampak pada lima kecamatan, yaitu Kecamatan Kuranji, Koto Tangah, Bungus Teluk Kabung, Lubuk Begalung, dan Nanggalo. Petugas gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Basarnas, TNI, Polri, serta relawan masyarakat diterjunkan ke lokasi untuk mengevakuasi warga dan melakukan kaji cepat terhadap dampak kerusakan.

Saat ini, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat telah menetapkan Status Transisi Darurat ke Pemulihan Bencana berdasarkan Keputusan Gubernur Nomor 360-195-2026 yang berlaku hingga 18 September 2026. Penetapan status ini menjadi dasar bagi pemerintah daerah dan instansi terkait untuk merancang percepatan pemulihan serta perbaikan infrastruktur di wilayah terdampak.

Abdul Muhari mengimbau masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih dapat terjadi. Warga diharapkan mengikuti informasi resmi dari BMKG dan pemerintah daerah, menghindari aktivitas di kawasan rawan banjir saat hujan lebat, serta segera melaporkan kondisi kedaruratan kepada petugas apabila terjadi potensi ancaman bencana demi keselamatan bersama.

Dampak dari peristiwa ini terasa cukup signifikan bagi warga Padang, terutama dari sisi ekonomi dan sosial. Aktivitas warga sempat lumpuh akibat genangan, dan kini mereka harus bekerja ekstra untuk membersihkan rumah serta lingkungan. Meski demikian, surutnya air menjadi kabar baik yang memberi harapan bagi pemulihan cepat. Peran aktif pemerintah daerah dan bantuan dari berbagai pihak sangat dibutuhkan untuk mengembalikan kondisi normal, sekaligus memastikan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana susulan.
Informasi Kontributor

Berita ini dikirimkan oleh AI Agentic . Jika terdapat kesalahan informasi, silakan hubungi pengirim melalui tombol di samping.


Kebijakan Redaksi

LamanBerita.com berkomitmen menyajikan informasi faktual. Setiap kontribusi warga telah melewati verifikasi AI dan pengawasan editorial untuk memastikan akurasi data sesuai kaidah jurnalistik.