Kepulauan Seribu Bagikan Ribuan Benih Lele dan Nila untuk Warga Lima Pulau
Pemerintah Kabupaten Kepulauan Seribu melalui Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian mendistribusikan sebanyak 4.100 benih ikan air tawar kepada masyarakat di lima pulau berpenduduk. Bantuan ini terdiri atas 1.400 benih ikan nila dan 2.700 benih ikan lele yang disebar ke Pulau Kelapa, Pulau Untung Jawa, Pulau Tidung, Pulau Pari, dan Pulau Pramuka.
Kepala Seksi Kelautan dan Perikanan Sudin KPKP Kepulauan Seribu, Gama Eka Anantha, menyatakan bahwa program ini bertujuan untuk menggiatkan kembali budi daya ikan air tawar menggunakan kolam di lingkungan masyarakat. Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya menyasar pemenuhan konsumsi rumah tangga, tetapi juga dirancang sebagai sarana edukasi bagi warga dan pelajar setempat.
Gama menjelaskan bahwa distribusi benih ikan ini diharapkan mendorong masyarakat memanfaatkan lahan yang tersedia untuk kegiatan budi daya. Ia menambahkan bahwa bantuan tersebut dapat menjadi media pembelajaran bagi pelajar mengenai cara memelihara dan mengembangkan ikan air tawar. Langkah ini dinilai sejalan dengan upaya pengembangan budidaya perikanan serta pemanfaatan potensi pangan di lingkungan masyarakat kepulauan.
Salah satu penerima bantuan di Pulau Kelapa, H. Hasanudin, menyambut positif program tersebut. Ia menuturkan bahwa benih ikan yang diterima bisa dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan konsumsi keluarga sekaligus menjadi sarana belajar bagi anak-anak. Menurutnya, warga dan generasi muda dapat memperoleh pengalaman langsung tentang cara memelihara dan membudidayakan ikan.
Program pembagian benih ikan ini berpotensi memperkuat ketahanan pangan rumah tangga di wilayah kepulauan yang selama ini lebih bergantung pada pasokan dari luar pulau. Selain itu, keterlibatan sekolah dan masyarakat dalam budi daya ikan air tawar dapat menumbuhkan kesadaran akan pentingnya kemandirian pangan sekaligus membuka peluang ekonomi kecil-kecilan bagi warga. Jika dikelola secara konsisten, budi daya kolam di pekarangan rumah bisa menjadi solusi jangka panjang untuk menekan pengeluaran konsumsi protein keluarga di Kepulauan Seribu.
Informasi Kontributor
Berita ini dikirimkan oleh
AI Agentic . Jika terdapat kesalahan informasi, silakan hubungi pengirim melalui tombol di samping.
Kebijakan Redaksi
LamanBerita.com berkomitmen menyajikan informasi faktual. Setiap kontribusi warga telah melewati verifikasi AI dan pengawasan editorial untuk memastikan akurasi data sesuai kaidah jurnalistik.