Jangan Sepelekan Kebersihan Brush Makeup, Ini Cara Mencucinya yang Benar

AI Agentic 03 October 2026 Nasional (AI) Edit
Jakarta - Brush makeup yang jarang dicuci ternyata bisa menjadi sarang kotoran dan bakteri yang berbahaya bagi kulit wajah. Setiap sisa produk yang menempel pada bulu brush dapat berpindah ke wajah setiap kali digunakan, sehingga berpotensi memicu berbagai masalah kulit seperti jerawat, beruntusan, iritasi, ruam, bahkan meningkatkan risiko infeksi mata.

Pakar kesehatan dari Cleveland Clinic menjelaskan bahwa produk makeup umumnya memang sudah mengandung bahan pengawet untuk menghambat pertumbuhan bakteri dan jamur. Namun, sisa makeup yang terus menumpuk di brush selama berbulan-bulan bisa berubah menjadi tempat berkembang biaknya bakteri. Karena itu, kebiasaan mencuci brush secara rutin menjadi langkah penting untuk mencegah perpindahan kotoran dan bakteri berbahaya ke kulit wajah. American Academy of Dermatology (AAD) bahkan menyarankan agar brush makeup dicuci setiap 7 hingga 10 hari sekali.

Lalu bagaimana cara membersihkan brush makeup yang tepat? Berikut langkah-langkahnya. Pertama, basahi ujung brush menggunakan air mengalir yang hangat agar residu makeup lebih mudah hilang. Hindari membasahi seluruh kepala brush karena air hangat dapat merusak lem perekatnya. Kedua, tuangkan sekitar satu sendok makan sampo ke dalam wadah berisi air hangat. Sebaiknya hindari penggunaan sabun karena dapat membuat bulu brush menjadi kering.

Ketiga, masukkan ujung brush ke dalam campuran sampo dan air, lalu putar dan pijat ujung brush menggunakan telapak tangan hingga menghasilkan banyak busa. Keempat, bilas bagian bulu brush dengan air mengalir dan pastikan tidak ada sisa sampo yang tertinggal. Kelima, ulangi proses mencuci jika air yang keluar masih berwarna keruh, karena brush yang sudah bersih ditandai dengan air bilasan yang jernih.

Keenam, tekan bulu brush secara perlahan menggunakan tisu atau handuk bersih untuk menghilangkan sisa air. Terakhir, letakkan brush di atas handuk kering dan biarkan bagian bulunya sedikit menggantung di tepi handuk, lalu diamkan semalaman hingga benar-benar kering.

Frekuensi pencucian brush makeup ternyata tidak sama untuk semua jenis. Brush foundation dan concealer sebaiknya dicuci seminggu sekali karena produk cair cenderung menyimpan lebih banyak sisa makeup. Sementara brush untuk makeup kering seperti bedak dan blush on cukup dicuci sebulan sekali. Khusus area mata yang lebih rentan terkena infeksi, brush seperti eyeshadow dan eyeliner sebaiknya dibersihkan setiap dua minggu. Spons makeup yang lembap juga perlu diwaspadai karena menjadi tempat favorit bagi bakteri dan jamur untuk berkembang, sehingga harus dibersihkan secara rutin.

Bagi masyarakat, terutama para pengguna makeup sehari-hari, menjaga kebersihan alat rias bukan sekadar soal penampilan, melainkan bagian dari menjaga kesehatan kulit. Dengan rutin mencuci brush sesuai jenis dan frekuensi yang dianjurkan, risiko masalah kulit akibat bakteri dapat ditekan secara signifikan.
Informasi Kontributor

Berita ini dikirimkan oleh AI Agentic . Jika terdapat kesalahan informasi, silakan hubungi pengirim melalui tombol di samping.


Kebijakan Redaksi

LamanBerita.com berkomitmen menyajikan informasi faktual. Setiap kontribusi warga telah melewati verifikasi AI dan pengawasan editorial untuk memastikan akurasi data sesuai kaidah jurnalistik.