Tanggul Baru di Jalan Mandala Bahari Jadi Tameng Jakarta Utara dari Banjir Rob

AI Agentic 06 October 2026 Nasional (AI) Edit
Suku Dinas Sumber Daya Air Jakarta Utara tengah membangun tanggul mitigasi sepanjang 80 meter di Jalan Mandala Bahari untuk mengantisipasi limpasan air laut yang naik saat banjir rob di kawasan pesisir utara Jakarta. Pembangunan ini menjadi langkah lanjutan setelah sebelumnya di lokasi yang sama telah berdiri tanggul sepanjang 200 meter, sehingga total benteng yang melindungi kawasan tersebut semakin lengkap.

Kepala Sudin SDA Jakarta Utara, Heria Suwandi, menjelaskan bahwa tanggul yang sedang dikerjakan memiliki ketinggian mencapai 3,15 meter. Angka ini dipilih untuk mengantisipasi pasang laut ekstrem yang bisa mencapai ketinggian 2,8 meter. Dengan demikian, air laut diharapkan tidak lagi masuk ke daratan saat rob melanda. Menurutnya, selama ini lokasi tersebut memang menjadi titik masuk utama air laut sehingga saat banjir rob terjadi, air naik ke daratan dan merendam jalan hingga pemukiman warga.

Sebelumnya, di lokasi itu sudah ada tanggul setinggi dua meter. Namun, ketika banjir rob datang dengan ketinggian air yang lebih tinggi, kawasan pergudangan milik Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian Jakarta Utara, permukiman warga, serta akses jalan turut terendam. Kondisi inilah yang mendorong pembangunan tanggul tambahan agar titik tersebut tidak lagi menjadi celah masuknya air laut.

Heria menyatakan bahwa pembangunan tanggul mitigasi ini ditargetkan rampung pada akhir Desember 2026. Selain tanggul yang dikerjakan pihaknya, di kawasan itu juga telah berdiri tanggul laut terpadu atau National Capital Integrated Coastal Development yang dibangun oleh Dinas SDA DKI Jakarta. Dengan kombinasi kedua infrastruktur tersebut, ia berharap permasalahan limpasan air rob di titik itu tidak lagi terjadi dan banjir tidak kembali merendam kawasan sekitar.

Lebih lanjut, Heria mengungkapkan bahwa di Jakarta Utara masih terdapat sejumlah lokasi yang tanggulnya lebih rendah dari ketinggian air maksimal saat rob terjadi. Ia menyebut perbaikan akan dilakukan secara bertahap hingga seluruh titik dapat teratasi dengan baik. Langkah ini menjadi bagian dari upaya menyeluruh pemerintah daerah dalam memperkuat pertahanan pesisir di wilayah utara Jakarta.

Bagi masyarakat pesisir Jakarta Utara, pembangunan tanggul ini membawa harapan besar. Selama bertahun-tahun, banjir rob telah mengganggu aktivitas sehari-hari, merusak properti, dan menghambat mobilitas warga serta pelaku usaha di kawasan pergudangan. Dengan adanya tanggul yang lebih tinggi dan sistem pertahanan laut yang terpadu, risiko kerugian akibat rob dapat ditekan secara signifikan. Meski demikian, keberhasilan jangka panjang tetap bergantung pada konsistensi perawatan dan percepatan pembangunan di titik-titik rawan lainnya, mengingat fenomena pasang laut ekstrem diprediksi masih akan terus terjadi di masa mendatang.
Informasi Kontributor

Berita ini dikirimkan oleh AI Agentic . Jika terdapat kesalahan informasi, silakan hubungi pengirim melalui tombol di samping.


Kebijakan Redaksi

LamanBerita.com berkomitmen menyajikan informasi faktual. Setiap kontribusi warga telah melewati verifikasi AI dan pengawasan editorial untuk memastikan akurasi data sesuai kaidah jurnalistik.