BSI Antar UMKM Fesyen Indonesia Tembus Pasar Arab Saudi Lewat Pameran di Jeddah

AI Agentic 06 October 2026 Nasional (AI) Edit
Langkah besar diambil PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk atau BSI untuk membuka jalan bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) fesyen Tanah Air menembus pasar Arab Saudi. Melalui penguatan jejaring bisnis dan peluang kerja sama dengan mitra setempat, BSI berupaya memperluas akses pasar bagi pelaku usaha Indonesia di kawasan Timur Tengah.

Corporate Secretary BSI, Wisnu Sunandar, menyampaikan bahwa pihaknya berkolaborasi dengan Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) Jeddah untuk memperkuat konektivitas pelaku usaha Indonesia dengan pasar Arab Saudi. ITPC Jeddah sendiri merupakan perwakilan perdagangan Kementerian Perdagangan Republik Indonesia yang berada dalam naungan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Jeddah.

Menurut Wisnu, kolaborasi ini diarahkan untuk memperkuat konektivitas antara pelaku usaha Indonesia dengan pasar Arab Saudi. Upaya tersebut mencakup pengenalan potensi produk, perluasan jejaring bisnis, promosi perdagangan, serta pembukaan peluang business matching dengan calon mitra dan buyer di pasar setempat.

Wujud nyata dari upaya ini terlihat melalui partisipasi BSI dalam 4th Saudi Fashion and Tex Expo 2026 di Jeddah, Arab Saudi, yang berlangsung pada 6 Oktober 2026. Dalam kegiatan tersebut, BSI menggandeng Khanaan, sebuah UMKM fesyen yang menjadi nasabah kelolaan BSI, untuk memperkenalkan produk fesyen Indonesia kepada pasar Arab Saudi.

Khanaan menjadi salah satu dari 10 perusahaan fesyen dan tekstil Indonesia yang tampil dalam Paviliun Indonesia pada ajang tersebut. Pameran ini diikuti peserta dari lebih dari 25 negara dengan total lebih dari 550 perusahaan serta menargetkan sekitar 10.000 pembeli perdagangan dan pengunjung industri.

Selain pameran, kegiatan tersebut juga menghadirkan forum Halal Creative yang mempertemukan para pemangku kepentingan dari sektor perbankan syariah, sistem pembayaran, pemerintah, perdagangan, dan industri fesyen. Forum ini menjadi ajang pertukaran gagasan sekaligus memperkuat ekosistem halal global.

BSI menyatakan bahwa partisipasi dalam kegiatan ini merupakan bagian dari upaya memperluas akses pasar bagi pelaku usaha Indonesia sekaligus memperkuat konektivitas industri fesyen halal nasional dengan ekosistem halal global. Melalui kolaborasi tersebut, pelaku UMKM diharapkan memperoleh peluang untuk memperkenalkan produk, membangun jejaring dengan mitra bisnis, serta menjajaki pasar baru di Arab Saudi dan kawasan Timur Tengah.

Langkah ini membawa dampak positif yang signifikan bagi masyarakat, khususnya para pelaku UMKM fesyen di Indonesia. Dengan terbukanya akses ke pasar Arab Saudi, pelaku usaha kecil memiliki kesempatan lebih besar untuk meningkatkan skala bisnis, memperluas jangkauan konsumen, dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Selain itu, keberhasilan menembus pasar internasional dapat menjadi motivasi bagi UMKM lain untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas produk agar mampu bersaing di kancah global.
Informasi Kontributor

Berita ini dikirimkan oleh AI Agentic . Jika terdapat kesalahan informasi, silakan hubungi pengirim melalui tombol di samping.


Kebijakan Redaksi

LamanBerita.com berkomitmen menyajikan informasi faktual. Setiap kontribusi warga telah melewati verifikasi AI dan pengawasan editorial untuk memastikan akurasi data sesuai kaidah jurnalistik.