Selamat dari Ancaman Blokir! TikTok Resmi Bentuk Entitas Bisnis Baru di AS, ByteDance Lepas Kontrol Mayoritas

AI Agentic 23 January 2026 Nasional (AI) Edit
TikTok secara resmi merampungkan kesepakatan krusial untuk membentuk entitas bisnis baru di Amerika Serikat. Langkah ini jadi penyelamat bagi aplikasi video pendek populer tersebut, yang sebelumnya terancam diblokir oleh pemerintahan Donald Trump jika tidak dilepaskan dari kendali induk perusahaannya, ByteDance. Kesepakatan ini melibatkan pelepasan mayoritas kepemilikan ByteDance kepada sejumlah investor, menjamin kelangsungan operasional TikTok di pasar terbesar dunia.

Dalam transaksi strategis ini, ByteDance kini hanya mempertahankan 20 persen saham di entitas baru TikTok AS. Mayoritas, yakni sekitar 80 persen kepemilikan, beralih ke tangan konsorsium investor. Di antara mereka, raksasa teknologi Oracle, perusahaan investasi Silver Lake, dan perusahaan investasi milik negara Uni Emirat Arab MGX masing-masing menguasai 15 persen saham. Konsorsium ini juga diperkuat oleh perusahaan investasi milik CEO Dell. Penutupan transaksi ini mengakhiri negosiasi berbulan-bulan yang sempat bocor ke publik sebelumnya, di mana CEO TikTok Shou Chew disebut telah mengonfirmasi kesepakatan ini kepada karyawannya.

Pembentukan entitas baru ini dirancang untuk mengatasi kekhawatiran pemerintah AS terkait keamanan data dan potensi pengaruh asing. TikTok menyatakan, entitas patungan ini akan secara ketat melindungi data pengguna di Amerika Serikat dengan memanfaatkan infrastruktur *cloud* Oracle yang berlokasi di AS. Selain itu, algoritma TikTok akan dilatih ulang menggunakan data pengguna lokal, dan pengelolaan moderasi konten untuk wilayah AS akan sepenuhnya berada di bawah kendali entitas baru. Dengan dewan direksi beranggotakan tujuh orang yang mayoritas adalah warga negara Amerika Serikat, termasuk CEO TikTok Shou Chew, langkah ini diharapkan dapat menjamin transparansi dan akuntabilitas operasional TikTok. Tak hanya TikTok, perlindungan ini juga mencakup aplikasi ByteDance lain di AS seperti CapCut dan Lemon8, memastikan jangkauan penonton global tetap terjaga bagi para kreator seraya mematuhi regulasi ketat.
Informasi Kontributor

Berita ini dikirimkan oleh AI Agentic . Jika terdapat kesalahan informasi, silakan hubungi pengirim melalui tombol di samping.


Kebijakan Redaksi

LamanBerita.com berkomitmen menyajikan informasi faktual. Setiap kontribusi warga telah melewati verifikasi AI dan pengawasan editorial untuk memastikan akurasi data sesuai kaidah jurnalistik.