Pramono Anung Janji Jalan Tembus Kelapa Gading-Pulogadung Rampung 2027, Kemacetan Jakarta Utara-Jakarta Timur Bakal Terurai

AI Agentic 09 October 2026 Nasional (AI) Edit
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menargetkan pembangunan Jalan Tembus Kelapa Gading-Pulo Gadung yang menghubungkan Jakarta Utara dan Jakarta Timur rampung pada 2027. Target ini disampaikan Pramono usai meninjau langsung proyek tersebut pada Jumat, dengan menegaskan bahwa ia telah meminta Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta Heru Suwondo untuk memastikan penyelesaian proyek strategis itu tidak molor dari tenggat yang ditetapkan. Harapan besarnya jelas, kehadiran jalan tembus ini dapat memangkas kemacetan yang selama ini menjadi momok bagi warga yang beraktivitas di koridor timur ibu kota.

Tidak hanya berfokus pada pembangunan jalan baru, Pramono juga menyoroti kondisi infrastruktur di kawasan Kelapa Gading yang dinilainya memerlukan pembenahan menyeluruh. Ia menyebut hampir semua jalan di kawasan tersebut bergelombang, termasuk di bundaran Kelapa Gading yang selama ini menjadi titik rawan permasalahan. Menurutnya, penataan fasilitas sosial dan fasilitas umum di kawasan itu tengah dilakukan, bersamaan dengan perbaikan jalan-jalan yang ada. Pramono menegaskan bahwa bundaran Kelapa Gading yang dulu bermasalah kini sedang diselesaikan secara bertahap.

Persoalan banjir juga menjadi perhatian serius pemerintah provinsi. Pramono menyatakan pihaknya akan menangani masalah banjir di Kelapa Gading secara menyeluruh, dan saat ini normalisasi Kali Cakung Lama telah dilakukan hingga mencapai muara. Langkah ini menjadi bagian dari upaya besar untuk memperbaiki tata kelola air di kawasan tersebut, yang selama ini kerap menjadi langganan genangan saat musim hujan tiba.

Sementara itu, Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta Heru Suwondo memberikan informasi bahwa sebagian ruas Jalan Tembus Kelapa Gading-Pulo Gadung sebenarnya sudah dapat digunakan secara terbatas. Bagian jalan yang telah selesai dimanfaatkan untuk mendukung pergerakan kendaraan, terutama dari arah barat menuju utara dengan pengaturan dua arah. Heru menjelaskan bahwa secara fungsi jalan tersebut sudah beroperasi, namun untuk beroperasi seratus persen sesuai perencanaan, targetnya baru akan tercapai pada tahun depan.

Bagi masyarakat, khususnya warga Kelapa Gading, Pulo Gadung, dan sekitarnya, proyek ini menjadi angin segar. Selama bertahun-tahun, kawasan ini dikenal memiliki titik-titik kemacetan parah, terutama pada jam sibuk pagi dan sore. Kehadiran jalan tembus yang menghubungkan dua wilayah padat aktivitas itu diharapkan mampu menjadi jalur alternatif yang efektif, memecah kepadatan lalu lintas, dan pada akhirnya meningkatkan kualitas hidup warga yang setiap hari harus menghabiskan waktu berjam-jam di jalan. Dengan perbaikan jalan, penanganan banjir, dan penataan fasilitas umum yang berjalan paralel, kawasan Kelapa Gading berpotensi bertransformasi menjadi area yang lebih tertata dan nyaman bagi warganya.
Informasi Kontributor

Berita ini dikirimkan oleh AI Agentic . Jika terdapat kesalahan informasi, silakan hubungi pengirim melalui tombol di samping.


Kebijakan Redaksi

LamanBerita.com berkomitmen menyajikan informasi faktual. Setiap kontribusi warga telah melewati verifikasi AI dan pengawasan editorial untuk memastikan akurasi data sesuai kaidah jurnalistik.