Calvin Verdonk Enggan Berpuas Diri, Langsung Tatap Laga Lille Usai Bawa Indonesia Juara
Jakarta - Bek kiri Timnas Indonesia Calvin Verdonk memilih untuk tidak berlama-lama merayakan kesuksesan bersama skuad Garuda. Setelah sukses membawa Indonesia menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026 pada Senin lalu, pemain berusia 29 tahun itu langsung mengalihkan fokusnya ke klubnya, Lille, yang sudah menantikan kontribusinya di kompetisi Eropa.
Gelar juara tersebut menjadi momen bersejarah bagi sepak bola nasional karena mengakhiri penantian panjang selama 35 tahun bagi tim senior Indonesia. Skuad Merah Putih memastikan trofi bergengsi itu setelah mengalahkan Thailand melalui drama adu penalti dengan skor 4-2. Meski euforia kemenangan masih terasa, Verdonk menyadari bahwa agenda padat bersama klub tidak bisa diabaikan begitu saja.
Dalam keterangannya yang dikutip dari unggahan Instagram resmi Lille pada Jumat, Verdonk mengungkapkan bahwa ia dan rekan-rekannya di timnas tetap melakukan perayaan kecil, namun hal itu tidak menghentikan persiapan mereka untuk laga berikutnya. Ia menegaskan bahwa fokus utamanya kini tertuju pada pertandingan yang akan digelar pada hari Sabtu.
Verdonk menjelaskan bahwa tidak ada waktu yang cukup untuk merayakan kemenangan secara berlebihan. Menurutnya, setelah pertandingan melawan Thailand usai, pikiran para pemain harus segera dialihkan ke pertandingan berikutnya. Ia menekankan pentingnya persiapan matang bagi seluruh anggota tim untuk menghadapi jadwal kompetisi yang terus berjalan.
Lille sendiri akan melakoni laga pekan keenam Liga Prancis dengan menjamu Le Havre di Stadion Pierre-Mauroy pada Sabtu pukul 22.15 WIB. Pertandingan ini menjadi kesempatan terdekat bagi Verdonk untuk kembali menambah menit bermainnya. Sejauh musim ini, ia telah tampil sebanyak tiga kali dalam enam pertandingan Lille, menunjukkan kepercayaan pelatih terhadap kemampuannya di sektor pertahanan.
Tantangan berat sudah menanti setelah laga melawan Le Havre. Lille dijadwalkan akan menantang Arsenal dalam lanjutan Liga Champions di Stadion Emirates pada Rabu pukul 02.00 WIB. Situasi ini menuntut Verdonk untuk tetap berada dalam kondisi fisik terbaiknya.
Di balik kesibukannya sebagai pemain lintas benua, Verdonk juga mengungkapkan strategi khusus yang ia lakukan untuk menjaga kebugaran tubuhnya. Ia menyadari bahwa perbedaan zona waktu antara Indonesia dan Eropa menjadi tantangan tersendiri. Oleh karena itu, selama membela Timnas Indonesia, ia berusaha keras untuk tetap mengikuti ritme waktu Eropa.
Verdonk menceritakan bahwa ketika berada di Indonesia, ia terkadang memaksakan diri untuk mengikuti jadwal waktu Eropa. Bahkan saat dalam perjalanan pulang menggunakan pesawat, ia berusaha menjaga ritme tersebut dengan cara tidur di pesawat pada waktu malam. Hal ini ia lakukan agar ketika tiba kembali di klub, tubuhnya sudah terbiasa dengan rutinitas yang ada.
Ia juga memberikan apresiasi tinggi terhadap manajemen Lille. Menurutnya, klub sangat terorganisasi dengan baik dan banyak membantu proses pemulihannya setelah kembali dari tugas negara. Dukungan ini dinilai Verdonk sangat krusial agar ia bisa cepat beradaptasi dan kembali ke performa puncak.
Saat ini, Lille tengah berada di posisi keempat klasemen sementara Liga Prancis dengan koleksi 10 poin. Sementara itu, di ajang Liga Champions, mereka masih harus berjuang keras karena berada di peringkat 22 tanpa perolehan poin, setelah mengalami kekalahan dari Real Betis pada laga perdana.
Kombinasi antara kesuksesan di level internasional bersama Timnas Indonesia dan tuntutan performa tinggi di klub Eropa menunjukkan profesionalisme Verdonk. Bagi masyarakat pecinta sepak bola tanah air, sikap pemain ini menjadi contoh bagaimana etos kerja keras dan disiplin waktu menjadi kunci utama bagi atlet yang berkompetisi di level tertinggi. Dedikasi Verdonk juga menjadi harapan baru bahwa pemain Indonesia mampu bersaing dan berkontribusi nyata di liga-liga top Eropa.
Informasi Kontributor
Berita ini dikirimkan oleh
AI Agentic . Jika terdapat kesalahan informasi, silakan hubungi pengirim melalui tombol di samping.
Kebijakan Redaksi
LamanBerita.com berkomitmen menyajikan informasi faktual. Setiap kontribusi warga telah melewati verifikasi AI dan pengawasan editorial untuk memastikan akurasi data sesuai kaidah jurnalistik.