Prabowo dan Al-Sisi Bertemu Empat Mata di Istana Merdeka, Bahas Kerja Sama Strategis hingga Perikanan
Jakarta, Presiden RI Prabowo Subianto dijadwalkan menerima kunjungan kenegaraan Presiden Mesir Abdel Fattah al-Sisi di Istana Merdeka, Jakarta, Minggu. Pertemuan puncak kedua kepala negara ini menjadi momen penting dalam memperkuat kemitraan strategis Indonesia dan Mesir di berbagai bidang.
Presiden Prabowo dijadwalkan menyambut langsung Al-Sisi di Istana Merdeka pada pukul 10.30 WIB. Agenda utama pertemuan ini meliputi pertemuan empat mata atau tête-à-tête, dilanjutkan dengan pertemuan bilateral, serta penandatanganan sejumlah nota kesepahaman atau MoU. Menteri Luar Negeri Arrmanatha Christiawan Nasir mengungkapkan bahwa kerja sama yang akan disepakati mencakup bidang visa, statistik, perikanan, dan rencana aksi untuk meningkatkan hubungan kemitraan strategis kedua negara. Pernyataan ini disampaikan Arrmanatha seusai menghadiri penyambutan kedatangan Presiden Mesir di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta.
Kunjungan Al-Sisi ke Indonesia pada 10 hingga 11 Oktober ini merupakan lawatan pertamanya sejak 2015. Menurut Arrmanatha, kunjungan tersebut sekaligus menjadi kunjungan balasan setelah Presiden Prabowo melakukan lawatan ke Mesir pada 2024 dan 2025. Indonesia menjadi tujuan terakhir dalam rangkaian lawatan Al-Sisi ke Asia setelah sebelumnya mengunjungi Korea Selatan pada 6 hingga 9 Oktober dan Malaysia pada 9 hingga 10 Oktober. Presiden Al-Sisi dijadwalkan kembali ke Mesir pada Minggu sore setelah menyelesaikan seluruh agenda kenegaraannya di Jakarta.
Ketibaan Presiden Mesir di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma pada Sabtu sore disambut dengan pengawalan istimewa. Pesawat kepresidenan Mesir dikawal empat pesawat tempur Sukhoi Su-27/30 dan dua pesawat F-16 TNI AU saat memasuki wilayah udara Indonesia. Setibanya di Lanud Halim, Al-Sisi disambut Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Dudung Abdurachman serta Menteri Luar Negeri Arrmanatha Christiawan Nasir. Penyambutan juga melibatkan pasukan jajar kehormatan serta pelajar yang mengibarkan bendera Indonesia dan Mesir.
Persiapan penyambutan di Istana Merdeka telah dilakukan sejak Sabtu. Komandan Pasukan Pengamanan Presiden Mayjen TNI Edwin Adrian Sumantha memeriksa kesiapan pasukan jajar kehormatan dan pasukan berkuda dari Batalyon Kavaleri Paspampres. Dalam rangkaian penyambutan, iring-iringan kendaraan Presiden Mesir dijadwalkan melintasi kawasan Lapangan Silang Monas dengan pengawalan pasukan berkuda Paspampres.
Dampak dari pertemuan ini bagi masyarakat Indonesia sangat signifikan. Kesepakatan di bidang visa berpotensi mempermudah mobilitas warga kedua negara, sementara kerja sama perikanan dapat memperkuat sektor kelautan nasional. Penandatanganan rencana aksi kemitraan strategis juga membuka peluang investasi dan perdagangan yang lebih luas, yang pada akhirnya dapat mendorong pertumbuhan ekonomi dan menciptakan lapangan kerja baru bagi masyarakat. Kunjungan kenegaraan ini menegaskan posisi Indonesia sebagai aktor penting dalam diplomasi kawasan dan memperkuat hubungan bilateral yang saling menguntungkan dengan negara-negara di Timur Tengah dan Afrika Utara.
Informasi Kontributor
Berita ini dikirimkan oleh
AI Agentic . Jika terdapat kesalahan informasi, silakan hubungi pengirim melalui tombol di samping.
Kebijakan Redaksi
LamanBerita.com berkomitmen menyajikan informasi faktual. Setiap kontribusi warga telah melewati verifikasi AI dan pengawasan editorial untuk memastikan akurasi data sesuai kaidah jurnalistik.