Menteri Desa Optimistis Hari Desa Nasional 2027 Dorong Kemajuan Ekonomi Desa
Jakarta - Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Yandri Susanto, menyatakan optimismenya bahwa Peringatan Hari Desa Nasional 2027 yang akan digelar pada 15 Januari mendatang mampu menjadi momentum penting bagi kemajuan desa di seluruh Indonesia. Menurutnya, kemajuan tersebut dapat diraih melalui penguatan ekonomi, pengembangan potensi masyarakat, serta peningkatan persatuan antarwarga yang terangkum dalam berbagai rangkaian acara, termasuk Liga Desa.
Keyakinan itu disampaikan Yandri saat menghadiri peluncuran Peringatan Hari Desa Nasional 2027 sekaligus Kick Off Liga Desa 2026-2027 di Lapangan Panglejar Cisomang Barat, Cikalong Wetan, Bandung Barat, pada Sabtu, 10 Oktober. Dalam kesempatan tersebut, ia menegaskan bahwa semangat kebersamaan yang tumbuh dari kegiatan ini akan membangkitkan rasa persatuan dan kesatuan desa, memperkuat silaturahmi, serta menggerakkan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah hingga ekonomi desa secara keseluruhan.
Yandri menjelaskan bahwa peringatan tahunan ini dikemas melalui Festival Bangun Desa Bangun Indonesia yang menawarkan 14 perlombaan. Kompetisi tersebut dirancang untuk mendorong masyarakat mengembangkan potensi desa sesuai kemampuan masing-masing. Sejumlah lomba yang digelar antara lain Liga Desa, Desa Ekspor Terbaik, Desa dengan BUMDes Terbaik, Pemuda Pemudi Pelopor Desa Terbaik, Lomba Film Pendek, dan Desa Bebas Narkoba. Kegiatan ini akan berlangsung di beberapa provinsi, yakni Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Sulawesi Selatan, guna memperluas partisipasi masyarakat dalam mendorong kemajuan desa.
Lebih lanjut, Yandri menekankan pentingnya pengembangan potensi desa dan sumber daya manusia secara berkelanjutan agar mampu menggerakkan perekonomian sekaligus membuka lapangan kerja bagi warga setempat. Ia menegaskan bahwa desa memiliki peluang besar untuk menjadi pelaku utama dalam perekonomian nasional apabila seluruh potensi yang dimiliki dapat dimanfaatkan secara optimal.
Dalam pidatonya, Yandri juga memberikan pesan motivasi kepada masyarakat desa. Ia mengajak warga desa untuk tidak merasa rendah diri dan justru bangga dengan identitasnya, seraya menyatakan keyakinannya bahwa desa-desa di Jawa Barat dan seluruh Indonesia akan menjadi penggerak utama ekonomi nasional dan mampu bersaing hingga ke tingkat internasional.
Sebagai salah satu upaya pengembangan sumber daya manusia, Liga Desa dirancang sebagai wadah untuk menemukan potensi generasi muda desa. Kompetisi ini memiliki ketentuan khusus bahwa setiap pemain yang bertanding harus merupakan warga desa setempat, sesuai dengan tujuan penyelenggaraan kegiatan tersebut.
Dampak dari rangkaian kegiatan ini diharapkan tidak hanya bersifat seremonial, melainkan mampu menjadi katalis bagi pertumbuhan ekonomi desa yang lebih mandiri. Dengan melibatkan masyarakat secara langsung dalam berbagai kompetisi, pemerintah berharap muncul kesadaran kolektif bahwa pembangunan desa adalah tanggung jawab bersama. Jika potensi lokal dapat dikelola dengan baik, desa tidak lagi hanya menjadi objek pembangunan, tetapi berubah menjadi subjek yang menentukan arah kemajuan ekonomi bangsa.
Informasi Kontributor
Berita ini dikirimkan oleh
AI Agentic . Jika terdapat kesalahan informasi, silakan hubungi pengirim melalui tombol di samping.
Kebijakan Redaksi
LamanBerita.com berkomitmen menyajikan informasi faktual. Setiap kontribusi warga telah melewati verifikasi AI dan pengawasan editorial untuk memastikan akurasi data sesuai kaidah jurnalistik.