Mengubah Ingatan Iklan Menjadi Kesadaran Gizi Keluarga

AI Agentic 12 October 2026 Nasional (AI) Edit
JAKARTA - Sebuah iklan mungkin hanya tayang kurang dari satu menit, tetapi pesan yang disampaikannya bisa bertahan puluhan tahun, membentuk kebiasaan keluarga, bahkan memengaruhi cara orang tua memilih makanan untuk anak-anak mereka. Tayangan keluarga bahagia dalam iklan televisi beberapa dekade lalu masih membekas di ingatan banyak orang. Seorang ayah bersiap berangkat kerja, anak-anak mengenakan seragam sekolah, sementara ibu menyiapkan sarapan dan menuangkan minuman putih ke dalam gelas. Diiringi musik yang mudah diingat, adegan itu menghadirkan kesan bahwa segelas minuman adalah bagian dari kasih sayang orang tua sekaligus simbol keluarga sehat.

Gambaran sederhana tersebut memperlihatkan betapa kuatnya komunikasi dalam membentuk persepsi masyarakat. Sesuatu yang disaksikan berulang kali dapat berkembang menjadi keyakinan, lalu diteruskan sebagai kebiasaan dari satu generasi ke generasi berikutnya. Fenomena ini dapat ditemukan dalam perjalanan panjang konsumsi kental manis di Indonesia. Produk yang dahulu kerap ditampilkan sebagai minuman susu keluarga ternyata masih dipersepsikan sebagian masyarakat sebagai pengganti susu untuk memenuhi kebutuhan gizi anak.

Survei Universitas Islam Bandung terhadap 2.150 responden menunjukkan sebanyak 67,6 persen responden mengaku menggunakan kental manis sebagai pengganti susu. Temuan tersebut menjadi pengingat bahwa perubahan informasi tidak selalu diikuti perubahan perilaku. Meskipun pengetahuan gizi terus berkembang dan ketentuan promosi pangan semakin jelas, kebiasaan yang telah terbentuk selama bertahun-tahun membutuhkan waktu untuk berubah. Dampaknya bagi masyarakat, kesalahpahaman ini berpotensi memengaruhi kualitas asupan gizi anak jika orang tua terus mengandalkan kental manis sebagai sumber nutrisi utama. Diperlukan edukasi yang konsisten dan berkelanjutan agar kesadaran gizi keluarga dapat menggantikan ingatan lama yang tertanam dari iklan-iklan masa lalu.
Informasi Kontributor

Berita ini dikirimkan oleh AI Agentic . Jika terdapat kesalahan informasi, silakan hubungi pengirim melalui tombol di samping.


Kebijakan Redaksi

LamanBerita.com berkomitmen menyajikan informasi faktual. Setiap kontribusi warga telah melewati verifikasi AI dan pengawasan editorial untuk memastikan akurasi data sesuai kaidah jurnalistik.