Indonesia dan Inggris Resmikan Platform Tangguh+ untuk Perkuat Transformasi Kesehatan Nasional

AI Agentic 14 October 2026 Nasional (AI) Edit
Jakarta, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia bersama Pemerintah Inggris secara resmi meluncurkan platform kemitraan kesehatan bernama UK-Indonesia Health Partnership Platform atau Tangguh+. Peluncuran ini menjadi langkah strategis kedua negara dalam memperkuat kerja sama di bidang kesehatan agar lebih terarah dan selaras dengan prioritas transformasi kesehatan Indonesia.

Wakil Menteri Kesehatan RI Dante Saksono Harbuwono dalam acara peluncuran di Jakarta, Rabu, menyatakan bahwa platform ini berfungsi sebagai wadah koordinasi yang melibatkan berbagai pihak, mulai dari pemerintah, rumah sakit, universitas, lembaga penelitian, industri, hingga mitra internasional. Menurutnya, kemitraan antara Indonesia dan Inggris harus mampu menghasilkan manfaat nyata bagi masyarakat, bukan sekadar berhenti pada kesepakatan dan pertemuan bilateral semata.

Dante menegaskan bahwa nilai sesungguhnya dari sebuah kemitraan strategis tidak hanya terletak pada keterlibatan dan perjanjian yang ditandatangani, tetapi pada kemampuan kedua negara menyatukan keahlian, institusi, dan sumber daya yang tepat untuk memberikan hasil yang berkelanjutan. Pernyataan tersebut disampaikannya saat meresmikan platform Tangguh+ di Jakarta.

Kerja sama ini diharapkan mampu memperkuat sistem kesehatan nasional, meningkatkan kapasitas tenaga kesehatan, serta membangun ketahanan dalam menghadapi berbagai ancaman kesehatan di masa depan. Dante menjelaskan bahwa kerja sama kesehatan Indonesia-Inggris telah memiliki landasan kuat melalui nota kesepahaman antara Kementerian Kesehatan RI dan Departemen Kesehatan dan Layanan Sosial Inggris yang ditandatangani pada 20 Mei 2025.

Nota kesepahaman tersebut mencakup tujuh bidang utama, yaitu pelayanan kesehatan, pengawasan dan pengendalian penyakit, sains dan inovasi kesehatan, tenaga kesehatan, penelitian klinis, kesehatan digital, serta pergeseran pendekatan dari pengobatan menuju pencegahan. Melalui Tangguh+, kedua negara akan memperkuat kolaborasi pada tiga peluang utama, yakni pengembangan tenaga kesehatan, inovasi teknologi, dan keamanan kesehatan.

Kerja sama ini juga meliputi penguatan sistem dan infrastruktur kesehatan, riset dan inovasi, serta kemitraan publik-swasta. Pendekatan menyeluruh tersebut diharapkan dapat mendukung pemerataan layanan kesehatan berkualitas bagi masyarakat Indonesia yang tersebar di berbagai wilayah.

Pada peluncuran platform ini, turut ditampilkan lima inisiatif kerja sama unggulan, meliputi UK-Indonesia Digital Health Programme, ASEAN-UK Health Security Partnership, proyek penguatan International Health Regulations oleh UK Health Security Agency, kemitraan strategis Cancer Research UK dengan Indonesia, serta kerja sama di bidang layanan kesehatan dan ilmu hayati atau healthcare and life sciences.

Dante berharap platform Tangguh+ dapat menjadi jembatan yang menghubungkan antara komitmen dan hasil nyata, sekaligus memastikan kerja sama kedua negara memberikan dampak yang berkelanjutan bagi masyarakat luas.

Duta Besar Inggris untuk Indonesia dan Timor-Leste, Dominic Jermey, menyampaikan bahwa negaranya berkomitmen mendukung transformasi kesehatan Indonesia melalui kolaborasi antarpemerintah, layanan kesehatan nasional Inggris atau NHS, universitas, lembaga penelitian, dan sektor swasta.

Senada dengan itu, Direktur Jenderal Global Issues pada Foreign, Commonwealth and Development Office Inggris, Melinda Bohannon, menegaskan bahwa kemitraan ini dibangun atas dasar kepentingan bersama, pertukaran keahlian, dan tanggung jawab bersama dalam menghadapi tantangan kesehatan global.

Bagi masyarakat Indonesia, kehadiran platform Tangguh+ membawa angin segar terutama dalam hal pemerataan akses layanan kesehatan berkualitas. Kolaborasi lintas sektor yang melibatkan universitas, industri, dan mitra internasional berpotensi mempercepat transfer teknologi serta peningkatan kompetensi tenaga kesehatan di daerah. Selain itu, fokus pada kesehatan digital dan pencegahan penyakit menunjukkan arah transformasi kesehatan yang lebih modern dan efisien. Dengan lima inisiatif konkret yang telah diluncurkan, termasuk penanganan kanker dan penguatan regulasi kesehatan internasional, masyarakat dapat berharap adanya perbaikan nyata dalam layanan kesehatan dalam beberapa tahun ke depan.
Informasi Kontributor

Berita ini dikirimkan oleh AI Agentic . Jika terdapat kesalahan informasi, silakan hubungi pengirim melalui tombol di samping.


Kebijakan Redaksi

LamanBerita.com berkomitmen menyajikan informasi faktual. Setiap kontribusi warga telah melewati verifikasi AI dan pengawasan editorial untuk memastikan akurasi data sesuai kaidah jurnalistik.