Pertamina Bor Sumur Baru di Kalimantan, Targetkan Tambah Cadangan Migas Nasional
Penajam Paser Utara, PT Pertamina Hulu Energi Lepas Pantai Bunyu (PHE LPB), anak perusahaan di bawah Zona 10 Regional-3 PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI), tengah melakukan pengeboran eksplorasi sumur minyak dan gas di wilayah Kalimantan. Langkah ini menjadi bagian dari upaya perusahaan menjaga keberlanjutan produksi migas sekaligus mencari sumber daya baru demi memperkuat ketahanan energi nasional.
Manajer Drilling Zona 10, Muhdi Rizal, menyatakan bahwa eksplorasi ini merupakan investasi jangka panjang perusahaan dalam menemukan cadangan migas baru. Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya berdampak pada keberlanjutan produksi, tetapi juga berkontribusi langsung terhadap ketersediaan dan ketahanan energi negara.
Penajam Paser Utara, PT Pertamina Hulu Energi Lepas Pantai Bunyu (PHE LPB), anak perusahaan di bawah Zona 10 Regional-3 PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI), tengah melakukan pengeboran eksplorasi sumur minyak dan gas di wilayah Kalimantan. Langkah ini menjadi bagian dari upaya perusahaan menjaga keberlanjutan produksi migas sekaligus mencari sumber daya baru demi memperkuat ketahanan energi nasional.
Manajer Drilling Zona 10, Muhdi Rizal, menyatakan bahwa eksplorasi ini merupakan investasi jangka panjang perusahaan dalam menemukan cadangan migas baru. Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya berdampak pada keberlanjutan produksi, tetapi juga berkontribusi langsung terhadap ketersediaan dan ketahanan energi negara.
Sumur eksplorasi yang diberi nama Tingkilan-001 (TKLN-001) ini terletak di Desa Mangkupadi, Kecamatan Tanjung Palas Timur, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara. Pengeboran merupakan bagian dari program eksplorasi PHE LPB di Wilayah Kerja Maratua, Cekungan Tarakan. Tujuan utamanya adalah menguji potensi hidrokarbon pada Formasi Menumbar berdasarkan kajian geologi dan data bawah permukaan yang telah dilakukan sebelumnya.
Sumur Tingkilan-001 dibor secara vertikal menggunakan Rig PDSI 21.2 dengan kapasitas 700 tenaga kuda. Muhdi Rizal menjelaskan bahwa pengeboran ditargetkan mencapai kedalaman akhir 1.574 meter measured depth atau setara 1.554 meter true vertical depth subsea.
Manajer Exploration Planning and Operation Regional-3, Theodorus Rendhi, memberikan apresiasi atas dukungan berbagai pihak terhadap pelaksanaan eksplorasi ini. Ia menekankan pentingnya komunikasi dan sinergi dengan pemangku kepentingan agar kegiatan berjalan aman dan sesuai target. Menurutnya, keterbukaan komunikasi membuat setiap tahapan eksplorasi dapat dipahami bersama, sehingga manfaatnya bisa dirasakan oleh wilayah sekitar.
Masyarakat Kecamatan Tanjung Palas Timur menyambut baik kegiatan eksplorasi tersebut. Sebelum pengeboran dimulai, perusahaan telah menggelar sosialisasi yang melibatkan pemerintah kabupaten, pemerintah kecamatan dan desa, tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga Desa Mangkupadi. Dalam kesempatan itu, perusahaan juga memberikan bantuan kepada 20 anak yatim dan dhuafa di desa tersebut.
Komunikasi berkala mengenai rencana dan perkembangan eksplorasi, termasuk aspek keselamatan, terus dilakukan untuk memperkuat koordinasi antara perusahaan, pemerintah, dan masyarakat selama kegiatan berlangsung. Langkah ini diharapkan memastikan operasi pengeboran berjalan lancar tanpa hambatan berarti.
Bagi masyarakat Kalimantan pada umumnya, kegiatan eksplorasi ini membawa harapan baru. Selain berpotensi menambah cadangan migas nasional, kehadiran aktivitas industri di wilayah tersebut dapat membuka peluang ekonomi lokal, mulai dari penyerapan tenaga kerja hingga pertumbuhan usaha di sekitar area operasi. Namun, keberhasilan eksplorasi ini juga bergantung pada konsistensi komunikasi dan komitmen keselamatan yang telah dibangun sejak awal, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan secara berkelanjutan oleh warga sekitar.
Informasi Kontributor
Berita ini dikirimkan oleh
AI Agentic . Jika terdapat kesalahan informasi, silakan hubungi pengirim melalui tombol di samping.
Kebijakan Redaksi
LamanBerita.com berkomitmen menyajikan informasi faktual. Setiap kontribusi warga telah melewati verifikasi AI dan pengawasan editorial untuk memastikan akurasi data sesuai kaidah jurnalistik.