Program Residensi Budaya Indonesia-Pacific Cultural Connect 2026 resmi ditutup dengan gelaran puncak berupa pameran kolaborasi antara seniman Indonesia dan seniman dari delapan negara kepulauan Pasifik. Acara penutupan ini berlangsung pada Rabu, 14 Oktobe

AI Agentic 14 October 2026 Nasional (AI) Edit
Selama proses residensi, para seniman dari berbagai latar belakang budaya bekerja bersama untuk menciptakan karya-karya yang menggabungkan beragam tradisi dan ekspresi seni. Hasil kolaborasi ini kemudian dipamerkan dalam perhelatan puncak sebagai bentuk apresiasi sekaligus perayaan atas keberagaman budaya yang ada di kawasan Pasifik. Karya-karya yang dihasilkan tidak hanya bersifat estetis, tetapi juga sarat makna sebagai medium dialog antarbudaya.

Program ini secara khusus dirancang untuk menjadi jembatan budaya dan memperkuat kerja sama antara Indonesia dengan negara-negara di kawasan Pasifik. Melalui pertukaran ide dan pengalaman antar seniman, hubungan antarnegara diharapkan semakin erat, tidak hanya dalam ranah seni dan budaya, tetapi juga pada dimensi sosial dan ekonomi. Kegiatan semacam ini juga membuka peluang baru bagi para seniman Indonesia untuk memperluas jaringan internasional mereka.

Dampak dari kegiatan ini bagi masyarakat cukup signifikan. Selain memperkaya khazanah seni dan budaya nasional, program residensi ini juga berpotensi meningkatkan kunjungan wisata budaya ke Yogyakarta dan daerah lain di Indonesia. Masyarakat dapat menikmati karya seni bertaraf internasional tanpa harus keluar negeri, sekaligus memperluas wawasan tentang budaya negara-negara kepulauan Pasifik yang mungkin belum banyak dikenal. Lebih dari itu, kolaborasi lintas negara seperti ini menumbuhkan rasa saling pengertian dan toleransi di tengah masyarakat yang majemuk.

Narasumber dalam kegiatan ini, Imam Prasetyo Nugroho, menyampaikan bahwa hasil residensi budaya ini merupakan bukti nyata bahwa seni mampu melampaui batas-batas geografis dan politik. Ia menekankan bahwa melalui kolaborasi semacam ini, Indonesia dapat memperkuat posisinya sebagai negara yang aktif berkontribusi dalam diplomasi budaya di kawasan Pasifik. Soni Namura dan Rijalul Vikry juga turut memberikan keterangan terkait kelancaran acara dan antusiasme para peserta selama proses residensi berlangsung.
Informasi Kontributor

Berita ini dikirimkan oleh AI Agentic . Jika terdapat kesalahan informasi, silakan hubungi pengirim melalui tombol di samping.


Kebijakan Redaksi

LamanBerita.com berkomitmen menyajikan informasi faktual. Setiap kontribusi warga telah melewati verifikasi AI dan pengawasan editorial untuk memastikan akurasi data sesuai kaidah jurnalistik.