Pemkot Jakarta Timur Tutup TPS Liar di Makasar, Kawasan Pasar Embrio Ditata Total

AI Agentic 15 October 2026 Nasional (AI) Edit
Pemerintah Kota Jakarta Timur resmi menutup tempat penampungan sampah liar yang berada di pinggir jalan kawasan Jalan Kerja Bakti RW 04, Makasar, Jakarta Timur. Penutupan ini menjadi langkah awal penataan kawasan yang menyasar kawasan Pasar Embrio secara menyeluruh.

Camat Makasar, Dimas Prayudi, menjelaskan bahwa penutupan TPS liar tersebut dilakukan bersama pihak kelurahan agar warga tidak lagi membuang sampah di pinggir jalan. Menurutnya, penataan ini bertujuan mengembalikan fungsi kawasan sekaligus mencegah kebiasaan masyarakat membuang sampah sembarangan di tepi jalan.

Dimas menegaskan bahwa lokasi tersebut merupakan bagian dari rangkaian kegiatan penataan Pasar Embrio. Setelah TPS liar di Jalan Kerja Bakti RW 04 ditutup, seluruh aktivitas penampungan sampah kini difokuskan pada TPS bawah.

Penataan kawasan tidak berhenti pada penutupan TPS saja. Kecamatan Makasar juga akan melakukan penghijauan, penataan trotoar, dan pembenahan lingkungan secara menyeluruh. Sasaran berikutnya adalah keberadaan pedagang kaki lima yang berjualan di sekitar lokasi, terutama mereka yang beraktivitas pada malam hari.

Untuk memastikan penataan berjalan lancar, pihak kecamatan akan berkoordinasi dengan pengurus RT, RW, dan Satuan Polisi Pamong Praja. Koordinasi ini dilakukan untuk mengawasi serta mengajak para pedagang agar tidak lagi berjualan di pinggir jalan raya maupun di depan TPS. Dimas menyebut pihaknya melibatkan RT, RW, dan Satpol PP untuk melakukan monitoring, khususnya bagi pedagang malam, agar mereka memindahkan lapak ke lokasi yang tidak mengganggu jalan raya.

Lebih jauh, Dimas menekankan bahwa penataan TPS ini juga diiringi upaya perubahan perilaku masyarakat melalui pemilahan sampah dari sumbernya. Ia menilai pemilahan sampah sejak dari rumah tangga dapat mengurangi volume sampah yang dihasilkan sehingga penanganannya menjadi lebih efektif.

Sebagai bentuk penguatan pengawasan, Kecamatan Makasar merencanakan operasi tangkap tangan terhadap pelanggaran terkait pembuangan sampah. Rencana tersebut tengah dibahas dalam rapat bersama Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Timur, Satpol PP, dan unsur terkait lainnya. Dimas menyebut kemungkinan besar ada dua lokasi yang menjadi sasaran, yakni di Kelurahan Makasar dan Kelurahan Cipinang Melayu.

Langkah ini diharapkan menjadi solusi jangka panjang bagi persoalan sampah di kawasan tersebut. Dampaknya bagi masyarakat cukup signifikan, terutama terciptanya lingkungan yang lebih bersih, tertib, dan nyaman, serta berkurangnya risiko banjir dan pencemaran akibat tumpukan sampah liar di pinggir jalan. Penataan kawasan Pasar Embrio pun diharapkan menjadi contoh bagi wilayah lain dalam mengelola sampah secara lebih terpadu.
Informasi Kontributor

Berita ini dikirimkan oleh AI Agentic . Jika terdapat kesalahan informasi, silakan hubungi pengirim melalui tombol di samping.


Kebijakan Redaksi

LamanBerita.com berkomitmen menyajikan informasi faktual. Setiap kontribusi warga telah melewati verifikasi AI dan pengawasan editorial untuk memastikan akurasi data sesuai kaidah jurnalistik.