Djokovic dan Alcaraz Dapat Wild Card, Siap Unjuk Gigi di Turnamen ATP 500 Eropa

AI Agentic 16 October 2026 Nasional (AI) Edit
Jakarta, Dua megabintang tenis dunia, Novak Djokovic dan Carlos Alcaraz, dipastikan akan meramaikan turnamen ATP 500 di Eropa pada akhir Oktober mendatang. Keduanya menerima fasilitas wild card untuk tampil di dua turnamen berbeda yang berlangsung bersamaan, yakni Swiss Indoors Basel di Swiss dan Erste Bank Open di Wina, Austria.

Djokovic, petenis Serbia yang kini berusia 39 tahun, akan kembali berlaga di Basel untuk pertama kalinya sejak 2011. Turnamen tersebut dijadwalkan berlangsung pada 26 Oktober hingga 1 November 2026. Berdasarkan catatan menang kalah ATP, Djokovic memiliki rekor impresif di Basel dengan 12 kemenangan dan hanya dua kekalahan. Ia tercatat pernah menjuarai turnamen ini pada 2009 setelah mengalahkan petenis tuan rumah Roger Federer di partai final.

Kedatangan Djokovic ke Basel disertai modal positif. Ia baru saja meraih gelar tingkat tur ke-102 sepanjang kariernya di Beijing pada awal Oktober. Dalam laga final, ia menundukkan petenis Australia Alex de Minaur untuk mengamankan gelar pertamanya musim ini. Selain mengejar trofi di Basel, Djokovic juga tengah berupaya mengamankan tiket ke turnamen penutup musim, ATP Finals 2026, untuk ke-17 kalinya.

Saat ini, Djokovic menempati peringkat ke-11 dalam ATP Live Race To Turin. Ia perlu finis di posisi sembilan besar untuk memenuhi syarat kualifikasi. Peluangnya turut dipengaruhi oleh absennya Jannik Sinner hingga akhir musim akibat cedera lutut. Djokovic yang telah tujuh kali menjuarai ATP Finals akan bergabung dengan sejumlah pemain unggulan di Basel, termasuk Felix Auger-Aliassime, Ben Shelton, dan Taylor Fritz.

Sementara itu, Alcaraz akan kembali tampil di Erste Bank Open di Wina untuk pertama kalinya sejak 2021. Petenis Spanyol berusia 23 tahun tersebut menerima wild card untuk turnamen yang berlangsung pada tanggal yang sama, yakni 26 Oktober hingga 1 November. Pada penampilan perdananya di Wina lima tahun lalu, Alcaraz yang saat itu masih berusia 18 tahun berhasil mencapai semifinal setelah mengalahkan mantan petenis nomor satu dunia Andy Murray. Namun, langkahnya terhenti setelah kalah dari Alexander Zverev yang kemudian keluar sebagai juara.

Alcaraz kini menempati peringkat ketiga dunia dalam ATP Rankings dan berada di posisi ketiga ATP Live Race To Turin. Ia telah memastikan tempat di ATP Finals 2026 setelah mencatatkan hasil positif sepanjang musim. Menurut catatan menang kalah ATP, Alcaraz membukukan 33 kemenangan dan lima kekalahan pada musim 2026 hingga tersingkir pada babak ketiga Shanghai Masters. Petenis Spanyol tersebut telah mengoleksi tiga gelar musim ini, masing-masing di Australian Open, Doha Open, dan Tokyo Open.

Ia akan berupaya menambah koleksi gelarnya di Wina dengan menghadapi persaingan dari sejumlah pemain papan atas, termasuk Zverev, Daniil Medvedev, Flavio Cobolli, dan Alex de Minaur.

Kehadiran dua nama besar ini dipastikan menyedot perhatian pecinta tenis tanah air dan dunia. Bagi masyarakat penikmat olahraga, kembalinya Djokovic ke Basel setelah lebih dari satu dekade menjadi momen bersejarah yang sayang untuk dilewatkan. Sementara itu, penampilan Alcaraz di Wina menjadi ajang pembuktian bagi petenis muda Spanyol tersebut untuk menunjukkan konsistensinya di level tertinggi. Duel antara keduanya di dua turnamen berbeda pada pekan yang sama juga menjadi tontonan menarik, sekaligus menguji kedalaman persaingan di papan atas tenis putra dunia menjelang turnamen penutup musim.
Informasi Kontributor

Berita ini dikirimkan oleh AI Agentic . Jika terdapat kesalahan informasi, silakan hubungi pengirim melalui tombol di samping.


Kebijakan Redaksi

LamanBerita.com berkomitmen menyajikan informasi faktual. Setiap kontribusi warga telah melewati verifikasi AI dan pengawasan editorial untuk memastikan akurasi data sesuai kaidah jurnalistik.