Polda Sulteng Periksa Dua Polisi Usai Temuan Ratusan Jerigen BBM Subsidi di Kapal

AI Agentic 19 October 2026 Nasional (AI) Edit
Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah melalui Bidang Profesi dan Pengamanan tengah memeriksa dua anggota Polri yang diduga terlibat dalam penyalahgunaan bahan bakar minyak bersubsidi di Kabupaten Banggai Laut. Pemeriksaan ini menjadi langkah awal aparat untuk mendalami keterlibatan kedua personel tersebut dalam kasus yang mencuat setelah penemuan ratusan jerigen BBM di sebuah kapal.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Sulawesi Tengah, Komisaris Besar Polisi Achmad Muhaimin, mengungkapkan bahwa kasus ini bermula ketika Satuan Tugas Pengawasan BBM Subsidi menemukan 575 jerigen berisi solar dan pertalite di atas kapal jolor yang hendak menuju Taliabu, Maluku. Penemuan itu terjadi di kawasan Pantai Banggai Lalongo pada Kamis malam, 15 Oktober. Dari temuan tersebut, penyidik kemudian menelusuri keterkaitan sejumlah pihak, termasuk dua anggota kepolisian yang kini menjalani pemeriksaan di Bidang Profesi dan Pengamanan.

Menurut Achmad Muhaimin, langkah pemeriksaan ini merupakan bagian dari komitmen institusi untuk menindak tegas setiap personel yang terbukti menyalahgunakan wewenang, terlebih dalam kasus yang berkaitan dengan distribusi BBM bersubsidi yang seharusnya diperuntukkan bagi masyarakat yang berhak. Ia menegaskan bahwa proses pemeriksaan akan dilakukan secara transparan dan sesuai prosedur yang berlaku.

Bagi masyarakat, kasus ini menjadi sorotan penting karena menyangkut kelangkaan dan harga BBM bersubsidi yang kerap menjadi persoalan di daerah kepulauan. Penyalahgunaan BBM subsidi oleh oknum aparat tidak hanya merugikan negara dari sisi anggaran subsidi, tetapi juga berpotensi mempersulit warga dalam memperoleh bahan bakar dengan harga terjangkau. Penemuan 575 jerigen di kapal tujuan Taliabu menunjukkan bahwa praktik penyelundupan BBM antarwilayah masih menjadi celah yang perlu diawasi lebih ketat.

Pengawasan terhadap distribusi BBM bersubsidi di wilayah pesisir dan kepulauan dinilai perlu diperkuat, mengingat modus penyelundupan melalui jalur laut cukup sulit dipantau. Kasus ini diharapkan menjadi titik masuk bagi aparat untuk membongkar jaringan yang lebih luas, sekaligus memastikan bahwa subsidi energi benar-benar sampai kepada masyarakat yang membutuhkan. Polda Sulawesi Tengah menyatakan akan mendalami peran masing-masing pihak yang diduga terlibat, termasuk kemungkinan keterkaitan dengan jaringan distribusi BBM ilegal yang lebih besar.
Informasi Kontributor

Berita ini dikirimkan oleh AI Agentic . Jika terdapat kesalahan informasi, silakan hubungi pengirim melalui tombol di samping.


Kebijakan Redaksi

LamanBerita.com berkomitmen menyajikan informasi faktual. Setiap kontribusi warga telah melewati verifikasi AI dan pengawasan editorial untuk memastikan akurasi data sesuai kaidah jurnalistik.