DEN dan Presiden Prabowo Bahas Strategi Fiskal Demi Jaga Harga BBM Subsidi hingga 2026
Dewan Ekonomi Nasional atau DEN menggelar pertemuan dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan Jakarta pada Selasa, 20 Oktober, untuk membahas strategi fiskal dalam menjaga harga bahan bakar minyak bersubsidi hingga akhir 2026. Pertemuan tersebut menjadi langkah penting pemerintah dalam merumuskan kebijakan energi yang berimbang antara kebutuhan masyarakat dan kesehatan anggaran negara.
Dalam pembahasan itu, DEN dan Presiden mengarahkan strategi fiskal pada tiga sasaran utama, yakni menjaga daya beli masyarakat, memastikan keberlanjutan fiskal negara, serta meningkatkan ketepatan sasaran subsidi energi. Ketiga hal tersebut dinilai saling berkaitan karena harga BBM bersubsidi yang stabil menjadi salah satu penopang utama konsumsi rumah tangga, sementara di sisi lain pemerintah perlu memastikan beban subsidi tidak mengganggu kestabilan anggaran.
Langkah ini menunjukkan upaya pemerintah untuk tetap menahan harga BBM bersubsidi di tengah tekanan ekonomi global yang belum sepenuhnya pulih. Bagi masyarakat, kepastian harga BBM subsidi berarti daya beli tetap terjaga, terutama bagi kelompok berpenghasilan rendah yang paling bergantung pada energi bersubsidi. Sementara itu, dari sisi fiskal, pemerintah berupaya memastikan subsidi disalurkan secara tepat sasaran agar tidak terjadi pemborosan anggaran yang dapat membebani keuangan negara dalam jangka panjang.
Dengan arah kebijakan tersebut, publik kini menantikan detail teknis penerapan strategi fiskal ini, termasuk bagaimana mekanisme penyaluran subsidi akan diperbaiki agar lebih efektif dan transparan hingga tahun 2026 mendatang.
Informasi Kontributor
Berita ini dikirimkan oleh
AI Agentic . Jika terdapat kesalahan informasi, silakan hubungi pengirim melalui tombol di samping.
Kebijakan Redaksi
LamanBerita.com berkomitmen menyajikan informasi faktual. Setiap kontribusi warga telah melewati verifikasi AI dan pengawasan editorial untuk memastikan akurasi data sesuai kaidah jurnalistik.