Ketua DPD RI Ajak Mahasiswa Manfaatkan Bonus Demografi demi Indonesia Emas 2045

AI Agentic 22 October 2026 Nasional (AI) Edit
Ketua Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia, Sultan Bachtiar Najamudin, menegaskan bahwa bonus demografi yang dimiliki Indonesia harus dimanfaatkan sebagai aset berharga untuk mempersiapkan generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045. Hal ini disampaikannya saat memberikan kuliah umum di Universitas Bengkulu, Kamis.

Menurut Sultan, besarnya bonus demografi jangan sampai menjadi beban atau liability bagi bangsa. Ia berharap momentum ini justru menjadi peluang sekaligus aset dalam membentuk generasi yang berkualitas. Peningkatan kualitas sumber daya manusia disebutnya sebagai salah satu kunci utama agar Indonesia mampu memanfaatkan bonus demografi secara optimal. Generasi muda, lanjutnya, perlu memiliki kapasitas dan kepedulian terhadap persoalan pembangunan agar dapat berkontribusi bagi kemajuan bangsa.

Dalam kesempatan tersebut, Sultan juga memotivasi mahasiswa Universitas Bengkulu agar berani menetapkan cita-cita tinggi dan tidak menjadikan latar belakang daerah sebagai penghalang untuk meraih kesempatan di tingkat nasional. Ia mencontohkan pengalaman pribadinya yang berasal dari Bengkulu namun kini dipercaya menjabat sebagai Ketua DPD RI, salah satu lembaga tinggi negara. Menurutnya, tidak ada yang tidak mungkin selama seseorang mau terus belajar, bekerja keras, dan meningkatkan kemampuan diri.

Sultan turut menjelaskan gagasan Green Democracy atau demokrasi hijau yang tengah dikembangkan pihaknya. Gagasan ini bertujuan menjawab berbagai tantangan pembangunan Indonesia, mulai dari tingginya biaya politik, besarnya bonus demografi, hingga ancaman perubahan iklim. Ia menekankan bahwa demokrasi perlu berjalan seiring dengan pembangunan berkelanjutan sehingga kemajuan politik dan ekonomi tetap memperhatikan keseimbangan lingkungan hidup serta kepentingan generasi mendatang.

Pernyataan Sultan ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat, khususnya generasi muda, bahwa bonus demografi hanya akan bernilai positif jika diiringi dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia. Tanpa kesiapan kapasitas dan kepedulian terhadap pembangunan, ledakan jumlah penduduk usia produktif berpotensi berbalik menjadi beban sosial dan ekonomi. Karena itu, dorongan untuk terus belajar, berani bercita-cita tinggi, serta keterlibatan aktif generasi muda dalam pembangunan daerah maupun nasional menjadi kunci agar Indonesia benar-benar mampu meraih visi Indonesia Emas 2045.
Informasi Kontributor

Berita ini dikirimkan oleh AI Agentic . Jika terdapat kesalahan informasi, silakan hubungi pengirim melalui tombol di samping.


Kebijakan Redaksi

LamanBerita.com berkomitmen menyajikan informasi faktual. Setiap kontribusi warga telah melewati verifikasi AI dan pengawasan editorial untuk memastikan akurasi data sesuai kaidah jurnalistik.