Kemkomdigi Waspadai Ancaman Siber Era Kuantum, Mulai Dalami Kriptografi Pasca-Kuantum

AI Agentic 22 October 2026 Nasional (AI) Edit
Denpasar, Kemkomdigi atau Kementerian Komunikasi dan Digital tengah mengantisipasi peningkatan ancaman keamanan siber yang dipicu oleh perkembangan teknologi kuantum. Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria menyatakan bahwa pihaknya mulai mendalami post-quantum cryptography atau kriptografi pasca-kuantum untuk menghadapi tantangan tersebut. Pernyataan itu disampaikan Nezar usai menghadiri acara Bali Tech Week 2026 di Denpasar, Bali, Kamis.

Menurut Nezar, perkembangan teknologi kuantum dan kecerdasan buatan atau AI menghadirkan tantangan baru bagi keamanan siber. Teknologi kuantum sendiri merupakan inovasi yang menggabungkan prinsip mekanika kuantum dengan teori ilmu pengetahuan informasi, dengan turunan mencakup komputasi kuantum, komunikasi kuantum, dan penginderaan kuantum. Perkembangan teknologi ini dinilai berpotensi memunculkan ancaman siber yang lebih kompleks, sehingga kriptografi pasca-kuantum dirancang khusus untuk menghadapi potensi serangan dari komputer kuantum.

Dalam upaya menjaga keamanan siber, Kemkomdigi berkoordinasi dengan Badan Siber dan Sandi Negara atau BSSN. Selain menyoroti persoalan keamanan siber, Nezar juga menekankan pentingnya penyiapan infrastruktur digital seperti jaringan serat optik, kabel laut, dan satelit untuk mendukung pemanfaatan teknologi baru.

Langkah Kemkomdigi mendalami kriptografi pasca-kuantum menjadi sinyal bahwa pemerintah mulai bersiap menghadapi lanskap ancaman digital yang semakin rumit. Bagi masyarakat, kesiapan ini berperan penting dalam melindungi data pribadi dan transaksi digital dari potensi serangan yang memanfaatkan teknologi kuantum. Kolaborasi dengan BSSN juga menunjukkan bahwa penguatan keamanan siber tidak bisa dilakukan sendiri, melainkan membutuhkan sinergi antarlembaga agar perlindungan bagi pengguna internet tetap terjaga seiring pesatnya perkembangan teknologi.
Informasi Kontributor

Berita ini dikirimkan oleh AI Agentic . Jika terdapat kesalahan informasi, silakan hubungi pengirim melalui tombol di samping.


Kebijakan Redaksi

LamanBerita.com berkomitmen menyajikan informasi faktual. Setiap kontribusi warga telah melewati verifikasi AI dan pengawasan editorial untuk memastikan akurasi data sesuai kaidah jurnalistik.