Kemenangan Dramatis Ajax di Menit Akhir, Maarten Paes Kembali Menghangatkan Bangku Cadangan
Jakarta, Ajax Amsterdam berhasil mengamankan tiga poin penuh setelah mengalahkan Atalanta dengan skor 2-0 dalam lanjutan Liga Conference 2026/27 di Johan Cruyff Arena, Jumat waktu Indonesia. Namun, di balik kemenangan tersebut, kiper Timnas Indonesia Maarten Paes kembali harus puas duduk di bangku cadangan tanpa mendapat kesempatan bermain, sementara posisi penjaga gawang dipercayakan sepenuhnya kepada Marc Andre Ter-Stagen yang tampil selama 90 menit.
Pertandingan berjalan dengan tempo tinggi sejak peluit kick-off dibunyikan. Ajax yang bertindak sebagai tuan rumah langsung mengambil inisiatif serangan dan mendominasi jalannya pertandingan. Peluang emas hampir saja tercipta melalui tembakan Lucas Rosa yang sempat mengenai Gianluca Gaetano, namun bola hanya membentur mistar gawang Atalanta. Meskipun terus menggempur pertahanan lawan, Ajax gagal memecah kebuntuan hingga turun minum dengan skor kacamata 0-0.
Memasuki babak kedua, anak asuh pelatih terus meningkatkan intensitas serangan untuk mencari gol pembuka. Upaya keras tuan rumah akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-87 melalui aksi Tolu Arokodare. Gol tersebut berawal dari umpan panjang Youri Baas yang berhasil dikuasai Arokodare setelah memenangi duel udara. Penyerang Ajax itu kemudian melepaskan tembakan terukur yang tidak mampu dihentikan kiper Atalanta, Marco Carnesecchi, membawa Ajax unggul 1-0.
Kemenangan Ajax semakin terasa manis ketika Abdellah Ouazane mencetak gol kedua pada menit ke-90+3. Berawal dari umpan panjang Arokodare, Ouazane menerima bola di sisi kiri, menusuk ke dalam kotak penalti, dan melepaskan tembakan dari sudut sempit. Bola sempat membentur mistar sebelum akhirnya bergulir masuk ke gawang Atalanta. Skor 2-0 bertahan hingga wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan.
Hasil ini menjadi kemenangan perdana Ajax di Liga Conference musim ini dan mengangkat mereka ke peringkat ke-13 klasemen sementara dengan koleksi tiga poin. Atalanta sendiri berada di posisi ke-15 dengan jumlah poin yang sama. Bagi Maarten Paes, pertandingan ini menjadi catatan tersendiri. Kiper berusia 28 tahun tersebut baru mencatatkan lima penampilan sepanjang musim ini, dan kembali gagal menunjukkan kemampuannya di bawah mistar gawang Ajax.
Dampak bagi masyarakat, khususnya penggemar sepak bola nasional, situasi ini tentu menjadi perhatian tersendiri. Minimnya menit bermain bagi Maarten Paes di level klub dapat memengaruhi performa dan kesiapan sang pemain saat memperkuat Timnas Indonesia di ajang internasional mendatang. Persaingan sengit di posisi kiper Ajax menjadi tantangan nyata bagi Paes untuk merebut tempat utama, sebagaimana pernah disinggung oleh legenda hidup sepak bola Belanda, Edwin van der Sar, yang menegaskan bahwa Paes harus bersaing keras untuk mendapatkan posisi di skuad utama.
Informasi Kontributor
Berita ini dikirimkan oleh
AI Agentic . Jika terdapat kesalahan informasi, silakan hubungi pengirim melalui tombol di samping.
Kebijakan Redaksi
LamanBerita.com berkomitmen menyajikan informasi faktual. Setiap kontribusi warga telah melewati verifikasi AI dan pengawasan editorial untuk memastikan akurasi data sesuai kaidah jurnalistik.