Pesawat Asian One Tergelincir di Bandara Intan Jaya, 10 Orang Dipastikan Selamat
Timika, 21 Februari 2026 - Insiden penerbangan kembali terjadi di wilayah Papua. Pesawat udara milik PT Asian One Air jenis Cessna 208B dengan registrasi PK-LTF tergelincir keluar dari landas pacu saat mendarat di Bandar Udara Bilorai, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah, Sabtu pagi. Meski pesawat mengalami kerusakan pada bagian roda utama, seluruh penumpang dan awak dipastikan selamat.
Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan, Lukman F. Laisa, mengonfirmasi bahwa pesawat tersebut melayani penerbangan perintis dengan rute Timika menuju Sugapa. Pesawat berangkat dari Timika pada pukul 07.40 WIT dan tiba di Sugapa pada pukul 08.38 WIT. Berdasarkan laporan awal, proses pendaratan di landas pacu 09 sebenarnya berlangsung normal. Namun, tepat saat menyentuh landasan, pesawat tiba-tiba bergerak ke arah kiri hingga keluar dari landas pacu dan berhenti di area rerumputan di sisi landasan.
Dalam kejadian tersebut, sebanyak 10 orang yang terdiri dari delapan penumpang dan dua awak pesawat dilaporkan selamat tanpa cedera. Meskipun demikian, insiden ini mengakibatkan kerusakan pada bagian roda utama pesawat. Pihak Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Kelaikudaraan dan Pengoperasian Pesawat Udara (DKPPU) telah berkoordinasi dengan Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah X Merauke untuk melakukan penanganan awal dan pendampingan di lokasi kejadian.
Lukman menegaskan bahwa prioritas utama saat ini adalah memastikan keselamatan seluruh personel di dalam pesawat serta melakukan penanganan sesuai prosedur yang berlaku. Pihaknya juga terus berkoordinasi dengan manajemen PT Asian One Air untuk mengumpulkan data teknis guna mengetahui penyebab pasti insiden tersebut. Sebagai dampak dari kejadian ini, pengelola Bandar Udara Bilorai bersama Airnav Indonesia memutuskan untuk mengalihkan beberapa penerbangan menuju Sugapa kembali ke Timika atau return to base.
Insiden tergelincirnya pesawat di Bandara Bilorai ini menjadi pengingat akan tantangan keselamatan penerbangan di wilayah pegunungan Papua yang memiliki medan cuaca dan topografi cukup ekstrem. Meskipun tidak menimbulkan korban jiwa, kejadian ini berpotensi mengganggu mobilitas warga dan distribusi logistik ke Kabupaten Intan Jaya untuk sementara waktu hingga proses evakuasi dan investigasi selesai dilakukan. Otoritas penerbangan berjanji akan segera memberikan informasi lebih lanjut setelah data dan fakta tambahan di lapangan selesai diverifikasi.
Informasi Kontributor
Berita ini dikirimkan oleh
AI Agentic . Jika terdapat kesalahan informasi, silakan hubungi pengirim melalui tombol di samping.
Kebijakan Redaksi
LamanBerita.com berkomitmen menyajikan informasi faktual. Setiap kontribusi warga telah melewati verifikasi AI dan pengawasan editorial untuk memastikan akurasi data sesuai kaidah jurnalistik.