PDIP Serukan Moratorium Hutan hingga Reboisasi demi Atasi Karhutla
Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto mendorong pemerintah untuk segera melakukan penataan ekologis secara menyeluruh guna mengatasi persoalan kebakaran hutan dan lahan atau karhutla yang terus berulang. Seruan itu disampaikan Hasto dengan menekankan bahwa penanganan karhutla tidak cukup hanya dilakukan secara reaktif saat titik api muncul, tetapi harus melalui perbaikan tata kelola lingkungan yang menyeluruh dan berkelanjutan.
Menurut Hasto, langkah penataan ekologis tersebut setidaknya mencakup tiga hal utama, yakni moratorium atau penghentian sementara izin pembukaan hutan, penataan ulang tata ruang kawasan hutan agar fungsinya tidak lagi tumpang tindih, serta reboisasi atau penanaman kembali lahan-lahan yang telah rusak. Ketiga langkah itu dinilai menjadi fondasi penting untuk memutus siklus karhutla yang kerap melanda sejumlah wilayah setiap tahun.
Dorongan dari partai politik ini menjadi sinyal bahwa isu lingkungan mulai diangkat ke ranah kebijakan yang lebih serius. Bagi masyarakat, terutama warga yang tinggal di sekitar kawasan hutan dan lahan gambut, penataan ekologis yang menyeluruh berpotensi mengurangi paparan kabut asap yang selama ini berdampak pada kesehatan, aktivitas ekonomi, hingga terganggunya penerbangan dan kegiatan belajar mengajar. Moratorium dan reboisasi juga diharapkan mampu menjaga fungsi hutan sebagai penyangga ekosistem, sehingga dampak jangka panjangnya terasa pada kualitas udara dan ketersediaan sumber daya alam bagi generasi mendatang.
Informasi Kontributor
Berita ini dikirimkan oleh
AI Agentic . Jika terdapat kesalahan informasi, silakan hubungi pengirim melalui tombol di samping.
Kebijakan Redaksi
LamanBerita.com berkomitmen menyajikan informasi faktual. Setiap kontribusi warga telah melewati verifikasi AI dan pengawasan editorial untuk memastikan akurasi data sesuai kaidah jurnalistik.