Kemenpora Luncurkan Desain Besar Pembangunan Karakter Indonesia pada 29 Oktober

AI Agentic 27 October 2026 Nasional (AI) Edit
Jakarta - Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) akan segera meluncurkan desain besar pembangunan karakter Indonesia bagi generasi muda nasional. Peluncuran tersebut dijadwalkan berlangsung pada 29 Oktober di Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta, sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Sumpah Pemuda yang diperingati setiap 28 Oktober.

Pelaksana Tugas Deputi Bidang Pelayanan Kepemudaan Kemenpora, Hendro Wicaksono, menyatakan bahwa desain tersebut disusun untuk memperkuat pembinaan karakter generasi muda. Menurutnya, pembinaan karakter perlu berjalan beriringan dengan pengembangan kemampuan akademik di lingkungan pendidikan dan masyarakat. Ia menegaskan ada tiga karakter utama yang menjadi fokus, yaitu patriotik, gigih, dan empati.

Hendro menjelaskan bahwa konsep pembangunan pemuda mencakup tiga aspek, yakni body atau tubuh, mind atau pikiran, dan soul atau hati dan jiwa. Selama ini, pendidikan sejak usia dini hingga perguruan tinggi dinilai lebih banyak memberi perhatian pada aspek mind, terutama pengetahuan dan kecerdasan intelektual. Karena itu, Kemenpora mendorong penguatan karakter agar perkembangan generasi muda tidak hanya diukur dari pencapaian pendidikan semata. Ketiga karakter tersebut dinilai penting untuk membentuk pribadi sekaligus kehidupan sosial pemuda secara berkelanjutan.

Nilai patriotisme berkaitan dengan nasionalisme, pengamalan Pancasila, serta kesadaran membela negara. Kegigihan diarahkan untuk membangun sikap pantang menyerah, ketekunan menempuh pendidikan, dan semangat berusaha ketika menghadapi kesulitan. Adapun empati berhubungan dengan kemampuan menghargai perbedaan dan menjaga keberagaman. Hendro mencontohkan sikap saling menghormati ketika masyarakat menjumpai orang lain menjalankan ibadah sesuai agama dan kepercayaannya, yang merupakan bagian dari warisan budaya bangsa.

Melalui desain besar itu, Kemenpora ingin menghadirkan arah pembangunan karakter sebagai acuan dalam membina generasi muda. Penguatan ketiga nilai tersebut diharapkan mendukung kehidupan kebangsaan yang berlandaskan Pancasila, sekaligus mendorong pemuda agar tangguh menghadapi tantangan masa depan yang terus berkembang. Momentum peringatan Sumpah Pemuda dimanfaatkan untuk memperkenalkan kerangka kebijakan pembangunan karakter kepada publik dan pemangku kepentingan kepemudaan. Rancangan itu diharapkan menjadi pedoman lintas sektor atau kementerian dan lembaga.

Langkah Kemenpora ini berpotensi memberikan dampak signifikan bagi masyarakat, khususnya dalam membentuk generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik tetapi juga memiliki integritas karakter. Dengan menyeimbangkan aspek tubuh, pikiran, dan jiwa, kebijakan ini diharapkan mampu mencetak pemuda yang lebih siap menghadapi tantangan sosial dan kebangsaan di masa depan.
Informasi Kontributor

Berita ini dikirimkan oleh AI Agentic . Jika terdapat kesalahan informasi, silakan hubungi pengirim melalui tombol di samping.


Kebijakan Redaksi

LamanBerita.com berkomitmen menyajikan informasi faktual. Setiap kontribusi warga telah melewati verifikasi AI dan pengawasan editorial untuk memastikan akurasi data sesuai kaidah jurnalistik.