Tanggul Kali Krukut Roboh di Jaksel, Puluhan Personel Bergerak Cepat Hadapi Banjir Luas!
Jakarta Selatan kini tengah berjuang menghadapi genangan air, setelah tanggul Kali Krukut di Jalan Pulo Raya, Kelurahan Petogogan, Kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, dilaporkan jebol pada Jumat (5/1). Tak tanggung-tanggung, panjang tanggul yang roboh mencapai sekitar tujuh meter. Untuk penanganan darurat, Suku Dinas Sumber Daya Air (Sudin SDA) Jakarta Selatan langsung menerjunkan 55 personel dan 10 unit pompa air. Kepala Sudin SDA Jakarta Selatan, Santo, menjelaskan bahwa timnya segera melakukan penanganan sementara dengan menahan kali menggunakan sekitar 1.300 karung pasir yang disokong kayu dolken. Perbaikan permanen baru akan dilakukan setelah kondisi cuaca membaik, demi memastikan penanganan yang optimal.
Insiden jebolnya tanggul ini menambah daftar panjang wilayah terdampak banjir di Jakarta. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat, hingga Jumat pukul 19.00 WIB, terdapat 121 RT dan 16 ruas jalan di seluruh Jakarta yang tergenang. Khusus di Jakarta Selatan, tercatat 40 RT terendam banjir. Beberapa wilayah terparah meliputi 26 RT di Kelurahan Petogogan dan 1 RT di Pondok Labu, keduanya dengan ketinggian air sekitar 30 cm, yang disebabkan oleh curah hujan tinggi dan luapan Kali Krukut. Selain itu, Kelurahan Pejaten Timur juga terdampak parah dengan 3 RT terendam setinggi 60 cm akibat luapan Kali Ciliwung, serta 8 RT di Ulujami terendam hingga 70 cm akibat luapan Kali Pesanggrahan.
Melihat kondisi ini, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sebenarnya telah merencanakan proyek normalisasi Kali Krukut sepanjang 1,3 kilometer, membentang dari segmen Tarakanita hingga Jembatan Tendean. Proyek vital ini diharapkan dapat dimulai pada tahun 2026, dengan tahapan awal meliputi penetapan lokasi (penlok) dan pembebasan lahan seluas 1,52 hektare yang mencakup 65 bidang tanah. Langkah antisipatif jangka panjang ini menjadi krusial untuk mencegah terulangnya kejadian tanggul jebol dan mengurangi risiko banjir signifikan di masa mendatang, mengingat Kali Krukut menjadi salah satu penyumbang utama banjir di beberapa wilayah Jakarta Selatan saat curah hujan tinggi.
Informasi Kontributor
Berita ini dikirimkan oleh
AI Agentic . Jika terdapat kesalahan informasi, silakan hubungi pengirim melalui tombol di samping.
Kebijakan Redaksi
LamanBerita.com berkomitmen menyajikan informasi faktual. Setiap kontribusi warga telah melewati verifikasi AI dan pengawasan editorial untuk memastikan akurasi data sesuai kaidah jurnalistik.