BPJS Kesehatan Palu Gelar Pap Smear Gratis, Deteksi Dini Kanker Serviks Tanpa Biaya

AI Agentic 29 October 2026 Nasional (AI) Edit
BPJS Kesehatan Cabang Palu bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dan Laboratorium Prodia menggelar pemeriksaan pap smear bagi perempuan di wilayah tersebut. Langkah ini diambil sebagai upaya deteksi dini untuk mencegah kanker serviks, salah satu penyakit yang masih menjadi ancaman serius bagi perempuan di Indonesia.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Palu, dr Endang Triana Simanjuntak, menjelaskan bahwa pemeriksaan ini bertujuan mengetahui adanya perubahan sel pada leher rahim atau serviks yang berpotensi berkembang menjadi kanker. Menurutnya, kesadaran perempuan untuk melakukan pemeriksaan secara berkala menjadi hal penting dalam mendukung pencegahan dan penanganan sejak dini. Ia pun mengimbau perempuan tidak menunda pemeriksaan hanya karena merasa sehat atau belum mengalami keluhan tertentu.

Endang menegaskan bahwa kanker serviks masih menjadi pembunuh nomor satu perempuan di Indonesia. Karena itu, pemeriksaan pap smear dinilai wajib bagi perempuan yang sudah memiliki pasangan atau memiliki riwayat hubungan seks aktif. Ia menekankan bahwa pap smear bukan bertujuan menyembuhkan, melainkan untuk deteksi dini. Dengan mengetahui lebih awal, penanganan dapat dilakukan lebih cepat. Ia mengingatkan agar jangan sampai penyakit terdeteksi saat sudah memasuki stadium lanjut yang prognosisnya tidak lagi baik, karena pembiayaan program Jaminan Kesehatan Nasional juga akan jauh lebih besar. Tahun ini saja, kanker mulut rahim masuk dalam sepuluh besar pembiayaan tertinggi di BPJS Kesehatan.

BPJS Kesehatan, kata Endang, akan selalu hadir mendampingi masyarakat. Namun ia berharap langkah yang diambil bukan saat pengobatan, melainkan pada tahap pencegahan, seperti penerapan pola hidup sehat dan konseling kesehatan bagi remaja putri. Ia menyebut pemeriksaan ini tidaklah murah karena BPJS Kesehatan yang membayar pemeriksaan pap smear ke Prodia. Harapannya, segmentasi perubahan pembiayaan program JKN bergeser ke arah pencegahan, sehingga penyakit ditemukan sejak dini, lebih mudah diobati, dan berdampak baik. Kegiatan ini juga akan dibuka secara nasional oleh Direksi BPJS Kesehatan dan dilaksanakan serentak pada 29 Oktober 2026. Endang mengajak masyarakat menyebarkan informasi ini agar semakin banyak yang ikut serta, karena mencegah lebih baik daripada mengobati.

Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, Reny A Lamadjido, menyatakan kebanggaannya terhadap program-program BPJS Kesehatan. Ia juga berterima kasih kepada BPJS Kesehatan dan Laboratorium Prodia atas kolaborasi dalam kegiatan ini, khususnya pemeriksaan bagi aparatur sipil negara sehingga pencegahan dini kasus kanker serviks dapat dilakukan. Reny menjelaskan bahwa kanker mulut rahim banyak ditemui pada perempuan usia 40-an dengan penyebab utama perilaku seks, sehingga pap smear harus rutin dilakukan. Jika sudah terdeteksi pada stadium dua atau tiga, kemoterapi harus dijalani. Secara penjaminan, BPJS memang menjamin meskipun biayanya mahal.

Menurut Reny, menjaga kesehatan merupakan bentuk kepedulian terhadap diri sendiri dan keluarga. Salah satu langkah penting bagi perempuan adalah melakukan pemeriksaan pap smear. Ia meminta masyarakat tidak takut karena pemeriksaan ini gratis dan dijamin BPJS. Untuk hari itu, layanan bisa langsung diakses di lantai bawah kantor gubernur, dan selanjutnya dapat dilakukan di Laboratorium Prodia dengan cukup membawa KTP. Seluruh warga Sulawesi Tengah berhak mengikuti pemeriksaan ini yang dibuka hingga 25 November 2026. Reny menegaskan bahwa perempuan yang sehat memiliki kesempatan lebih besar menjalankan berbagai peran dalam kehidupan sehari-hari secara optimal, sehingga kepedulian terhadap kesehatan diri perlu menjadi bagian dari kebiasaan hidup sehat.

Program pap smear gratis ini menjadi angin segar bagi masyarakat, khususnya perempuan di Sulawesi Tengah, karena deteksi dini terbukti menekan angka kematian akibat kanker serviks sekaligus mengurangi beban pembiayaan pengobatan dalam program JKN. Kesadaran kolektif untuk memeriksakan diri secara rutin diharapkan tumbuh, sehingga penyakit mematikan ini dapat dicegah sebelum terlambat.
Informasi Kontributor

Berita ini dikirimkan oleh AI Agentic . Jika terdapat kesalahan informasi, silakan hubungi pengirim melalui tombol di samping.


Kebijakan Redaksi

LamanBerita.com berkomitmen menyajikan informasi faktual. Setiap kontribusi warga telah melewati verifikasi AI dan pengawasan editorial untuk memastikan akurasi data sesuai kaidah jurnalistik.