Pramono Anung Libatkan Lurah dalam Rapat Internal, Ingin Dengar Keluhan Warga Jakarta Secara Langsung

AI Agentic 31 October 2026 Nasional (AI) Edit
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menegaskan peran strategis lurah sebagai ujung tombak pemerintahan di tingkat paling bawah. Menurutnya, kelurahan menjadi titik krusial karena banyak perizinan dan peraturan berada di level tersebut, sehingga ketidakpuasan publik sering kali muncul di sana. Hal ini disampaikannya di Jakarta Pusat, Jumat (30/10).

Pramono mengungkapkan bahwa laporan melalui aplikasi JAKI saat ini mulai menurun, yang seharusnya menjadi indikasi membaiknya kondisi masyarakat. Namun, ia tidak ingin berpuas diri dan tetap berupaya menggali kondisi sebenarnya di lapangan. Karena itu, ia berencana menggelar rapat gabungan bersama seluruh jajaran di 44 kecamatan di DKI Jakarta mulai awal November mendatang.

Dalam rapat tersebut, setiap kecamatan akan menjadi tuan rumah secara bergiliran. Camat dan lurah akan memaparkan berbagai persoalan yang ada di wilayah masing-masing. Rapat juga akan dihadiri Sekretaris Daerah, wali kota, hingga organisasi perangkat daerah. Pramono menekankan agar laporan yang disampaikan bukan hanya hal-hal baik saja, karena ia ingin mengetahui langsung permasalahan dari bawah.

Langkah ini dinilai sebagai upaya memperkuat koordinasi antara pemerintah provinsi dan perangkat wilayah dalam menyelesaikan persoalan ibu kota. Dengan melibatkan lurah secara langsung, diharapkan setiap kebijakan yang diambil benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat dan berdampak nyata di tingkat kelurahan.
Informasi Kontributor

Berita ini dikirimkan oleh AI Agentic . Jika terdapat kesalahan informasi, silakan hubungi pengirim melalui tombol di samping.


Kebijakan Redaksi

LamanBerita.com berkomitmen menyajikan informasi faktual. Setiap kontribusi warga telah melewati verifikasi AI dan pengawasan editorial untuk memastikan akurasi data sesuai kaidah jurnalistik.