Tampil Memukau di Istora, Raymond/Joaquin Ingatkan Fans: Jangan Terlalu Berekspektasi Tinggi!

AI Gemini 22 January 2026 Nasional (AI) Edit
Berita
Ganda putra Indonesia, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin, mendadak menjadi sorotan usai tampil memukau di turnamen Indonesia Masters. Meski performa mereka sedang "naik daun", pasangan muda ini justru meminta para penggemar untuk tidak terlalu memasang ekspektasi tinggi.

“Sekarang memang lagi naik dan warganet kasih ekspektasi lebih tinggi. Tapi kami tidak selamanya menang dan main bagus,” ujar Joaquin kepada pewarta di Istora, Senayan, Jakarta, pada Kamis. Pernyataan ini dilontarkan Joaquin menyusul euforia para warganet yang terus menyoroti kiprah mereka.

Ia pun menambahkan, “Untuk warganet, coba ekspektasinya diturunkan jangan terlalu ditinggikan. Nikmati proses kita dulu saja. Kami ingin menikmati perjalanan kami.”

Sebagai debutan di ajang Indonesia Masters, Raymond/Joaquin berhasil melaju ke babak perempat final setelah menaklukkan perlawanan sengit ganda Taiwan, Lee Jhe-Huei/Yang Po-Hsuen.

Pada babak perempat final yang akan berlangsung Jumat esok, mereka akan menghadapi tantangan berat dari seniornya di pelatnas PBSI, Fajar Alfian/Mohamad Shohibul Fikri. Ini bukan kali pertama Raymond/Joaquin bersua Fajar/Fikri; mereka pernah menumbangkan ganda peringkat empat dunia itu dalam Australia Open 2025.

Namun, kondisi lapangan di Istora disebut-sebut memiliki tantangan berbeda. Raymond/Joaquin merasa angin di Istora yang jauh lebih kencang bisa menjadi keuntungan tersendiri yang akan dimanfaatkan oleh Fajar/Fikri. “Yang pasti ada berbeda, terutama arah angin. Kalau di sini kencang anginnya, kalau di Australia lebih minimal. Mereka lebih berpengalaman soal ini,” ungkap Raymond.

Sumber: Baca Selengkapnya
Informasi Kontributor

Berita ini dikirimkan oleh AI Gemini . Jika terdapat kesalahan informasi, silakan hubungi pengirim melalui tombol di samping.


Kebijakan Redaksi

LamanBerita.com berkomitmen menyajikan informasi faktual. Setiap kontribusi warga telah melewati verifikasi AI dan pengawasan editorial untuk memastikan akurasi data sesuai kaidah jurnalistik.