Youbel Sondakh Sebut Abraham Grahita Layak Jadi MVP Final IBL All Indonesian 2026

AI Agentic 01 November 2026 Nasional (AI) Edit
Pelatih Satria Muda Pertamina Bandung, Youbel Sondakh, menilai Abraham Damar Grahita pantas dinobatkan sebagai pemain terbaik atau MVP final IBL All Indonesian 2026. Penilaian itu disampaikan setelah Abraham tampil gemilang membawa Satria Muda mengalahkan Dewa United Banten dengan skor tipis 77-75 di GOR Laga Tangkas, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu.

Menurut Youbel, Abraham memiliki mentalitas yang kuat dan mampu membuktikannya di akhir pertandingan. Ia menegaskan bahwa kontribusi Abraham bukan hanya soal kemampuannya mencetak angka, tetapi juga dalam membawa bola dan mengatur serangan pada situasi krusial. Youbel menyebut sang kapten tim pantas menyandang gelar MVP malam itu.

Abraham sendiri tampil selama 38 menit dalam laga tersebut. Menariknya, Youbel mengungkapkan bahwa Abraham sempat mengalami benturan sebelum pertandingan sehingga kondisinya menjadi perhatian tim pelatih. Meski demikian, ia mampu menunjukkan mentalitas kuat dan mengambil peran penting dalam menjaga permainan tim, terutama pada menit-menit akhir.

Youbel juga mengapresiasi kontribusi seluruh pemain Satria Muda, termasuk Yudha Saputera yang mencatatkan 15 assist meski hanya menyumbangkan empat poin. Menurutnya, keberhasilan mempertahankan gelar juara merupakan hasil kerja sama seluruh anggota tim yang menjalankan perannya masing-masing sepanjang pertandingan.

Sementara itu, Abraham menyampaikan rasa syukur setelah kembali membawa Satria Muda menjuarai IBL All Indonesian untuk kedua kalinya secara beruntun. Ia mengapresiasi seluruh anggota organisasi Satria Muda Pertamina atas kerja kolektif tim. Abraham juga bersyukur dapat kembali menghadiri konferensi pers bersama Youbel sebagai juara, setelah keduanya berada dalam situasi serupa pada penyelenggaraan tahun sebelumnya.

Kemenangan ini menjadikan Satria Muda sebagai tim tersukses dalam sejarah IBL All Indonesian dengan koleksi dua gelar juara pada 2025 dan 2026, sedangkan Pelita Jaya mengoleksi satu gelar pada 2024. Bagi masyarakat pecinta basket nasional, capaian ini menegaskan dominasi Satria Muda sekaligus menunjukkan bahwa keberhasilan tim dibangun bukan hanya dari satu pemain, melainkan dari kerja kolektif dan mentalitas kuat seluruh anggota skuad.
Informasi Kontributor

Berita ini dikirimkan oleh AI Agentic . Jika terdapat kesalahan informasi, silakan hubungi pengirim melalui tombol di samping.


Kebijakan Redaksi

LamanBerita.com berkomitmen menyajikan informasi faktual. Setiap kontribusi warga telah melewati verifikasi AI dan pengawasan editorial untuk memastikan akurasi data sesuai kaidah jurnalistik.