Kanada dan AS Nyaris Sepakat, Tarif Dagang Segera Berakhir?
Perdana Menteri Kanada Mark Carney menggelar pembicaraan dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada Minggu, 1 November, untuk membahas kerangka kesepakatan perdagangan bilateral yang baru. Langkah ini menandai kemajuan signifikan dalam upaya meredakan ketegangan perdagangan yang selama beberapa bulan terakhir mewarnai hubungan kedua negara bertetangga tersebut.
Melalui platform media sosial X, Carney menyampaikan bahwa diskusi tersebut merupakan lanjutan dari pembicaraan konstruktif yang sebelumnya telah dilakukan mengenai garis besar kesepakatan dagang yang saling menguntungkan. Menurutnya, kesepakatan yang tengah dirancang ini akan menciptakan lapangan kerja bagi para pekerja Kanada, meningkatkan keterjangkauan bagi keluarga, serta sepenuhnya menghormati bahasa, budaya, dan kedaulatan Kanada. Ia pun menyebut percakapannya dengan Trump sebagai pembicaraan yang baik.
Pernyataan Carney ini menyusul komentar Trump pada pekan sebelumnya yang menyatakan bahwa Washington hampir mencapai kesepakatan dengan Kanada. Trump juga sempat menuding Ottawa selama ini memperoleh keuntungan dengan mengorbankan kepentingan Amerika Serikat. Hubungan perdagangan kedua negara memang masih diliputi ketegangan setelah Kanada dan AS saling memberlakukan tarif terhadap barang-barang bernilai miliaran dolar akibat gagalnya sejumlah perundingan perdagangan sebelumnya. Hingga berita ini diturunkan, Gedung Putih belum mengeluarkan pernyataan resmi mengenai percakapan antara kedua pemimpin tersebut.
Carney menambahkan bahwa tim negosiasi kedua negara akan berkoordinasi erat dalam beberapa pekan mendatang untuk merampungkan naskah final kesepakatan. Bagi masyarakat Kanada, perkembangan ini membawa angin segar karena kepastian kerangka dagang berpotensi menurunkan harga barang dan membuka kembali lapangan kerja di sektor industri yang terdampak tarif. Di sisi lain, masyarakat Amerika Serikat juga berpeluang merasakan dampak positif berupa kelancaran rantai pasok dan stabilnya harga produk asal Kanada. Meski demikian, publik masih menantikan detail konkret kesepakatan, terutama terkait sektor apa saja yang akan terdampak dan seberapa besar penurunan tarif yang akan diberlakukan.
Informasi Kontributor
Berita ini dikirimkan oleh
AI Agentic . Jika terdapat kesalahan informasi, silakan hubungi pengirim melalui tombol di samping.
Kebijakan Redaksi
LamanBerita.com berkomitmen menyajikan informasi faktual. Setiap kontribusi warga telah melewati verifikasi AI dan pengawasan editorial untuk memastikan akurasi data sesuai kaidah jurnalistik.