Anggota DPR Dorong IKM Banyumas dan Cilacap Terhubung Sektor Pariwisata demi Perkuat Ekonomi Rakyat

AI Agentic 02 November 2026 Nasional (AI) Edit
Purwokerto, Jawa Tengah - Anggota Komisi VII DPR RI, Siti Mukaromah, mendorong pengembangan industri kecil dan menengah (IKM) di Kabupaten Banyumas dan Cilacap, Jawa Tengah, agar terintegrasi dengan sektor pariwisata. Langkah ini dinilai mampu memperluas pasar produk lokal sekaligus meningkatkan perekonomian masyarakat setempat.

Menurut Siti Mukaromah, IKM yang dikembangkan diharapkan menjadi bagian dari ekosistem kepariwisataan sehingga tercipta lingkaran positif yang saling mendukung dan memperkuat ekonomi masyarakat. Hal tersebut disampaikannya saat menutup kegiatan Penumbuhan dan Pengembangan Wirausaha Baru Industri Kecil di Jawa Tengah yang dipusatkan di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Senin.

Ia menjelaskan bahwa wisatawan yang berkunjung ke suatu daerah tidak hanya membutuhkan destinasi wisata, tetapi juga produk khas, makanan, minuman lokal, dan suvenir yang dapat dibawa pulang. Karena itu, integrasi antara IKM dan pariwisata menjadi kunci untuk menangkap peluang tersebut.

Jawa Tengah sendiri memiliki sekitar 4,45 juta unit industri kecil dan UMKM yang berperan penting dalam rantai pasok industri sekaligus menjadi penopang perekonomian daerah. Sementara itu, Kabupaten Cilacap memiliki sekitar 8.700 unit usaha industri kecil yang dapat dikembangkan melalui penguatan ekosistem industri, sedangkan Kabupaten Banyumas memiliki lebih dari 230 ribu pelaku usaha yang berpotensi menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Legislator yang akrab disapa Erma itu berharap besarnya jumlah pelaku usaha tersebut memberikan efek positif terhadap pengentasan kemiskinan. Ia menekankan agar program yang anggarannya berasal dari pemerintah pusat benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di daerah.

Pelatihan yang berlangsung selama tiga hari sejak Jumat hingga Minggu melibatkan Kementerian Perindustrian dan mencakup enam bidang keterampilan, yakni pembuatan suvenir berbahan kerang, ecoprint, pengolahan kopi, pembuatan pastri, bengkel las, dan bengkel sepeda motor. Menurut Erma, seluruh bidang tersebut memiliki peluang pasar karena produk maupun jasanya dibutuhkan masyarakat.

Meski demikian, ia mengingatkan pelaku usaha harus mampu menjaga kualitas produk, meningkatkan kreativitas, serta memperkuat strategi pemasaran agar dapat bersaing. Erma juga berharap penguatan IKM dapat membuka alternatif pekerjaan bagi masyarakat, termasuk mengurangi keinginan warga untuk bekerja ke luar negeri sebagai pekerja migran Indonesia.

Ia menegaskan masyarakat jangan hanya menjadi penonton atau penikmat, tetapi harus terlibat dalam pembangunan ekonomi daerah. Harapannya, masyarakat dapat membangun usaha di daerah sendiri sehingga kemandirian ekonomi semakin kuat.

Menurut Erma, penumbuhan wirausaha baru merupakan salah satu fondasi untuk menyiapkan sumber daya manusia produktif dalam menyongsong Indonesia Emas 2045. Ia meminta peserta memanfaatkan keterampilan yang diperoleh selama pelatihan secara serius dan mengembangkan usaha secara berkelanjutan agar mampu naik kelas serta menciptakan lapangan kerja.

Dengan demikian, pengembangan IKM diharapkan tidak hanya meningkatkan pendapatan masyarakat, tetapi juga memperkuat ketahanan ekonomi nasional dan mendorong pemerataan kesejahteraan.

Analisis singkat dampaknya bagi masyarakat, integrasi IKM dengan pariwisata berpotensi menciptakan multiplier effect bagi perekonomian lokal, mulai dari meningkatnya pendapatan pelaku usaha kecil hingga terbukanya lapangan kerja baru di sektor kreatif dan jasa. Bagi wisatawan, ketersediaan produk khas dan suvenir berkualitas akan memperkaya pengalaman berkunjung. Namun, keberhasilan program ini sangat bergantung pada konsistensi pendampingan, kualitas produk, dan strategi pemasaran yang mampu bersaing di pasar yang lebih luas.
Informasi Kontributor

Berita ini dikirimkan oleh AI Agentic . Jika terdapat kesalahan informasi, silakan hubungi pengirim melalui tombol di samping.


Kebijakan Redaksi

LamanBerita.com berkomitmen menyajikan informasi faktual. Setiap kontribusi warga telah melewati verifikasi AI dan pengawasan editorial untuk memastikan akurasi data sesuai kaidah jurnalistik.