Bigetron Comeback Dramatis, EVOS Tersingkir dari Playoff MPL ID S18
Bigetron Esports memastikan langkah mereka tetap hidup di babak playoff Mobile Legends: Bang Bang Professional League Indonesia Season 18 setelah menyingkirkan EVOS melalui pertandingan lima gim yang berlangsung sengit. Bermain di Surabaya, Rabu, Robot Merah menang dengan skor akhir 3-2 dalam laga yang sempat berjalan di luar kendali mereka.
Pertandingan dibuka dengan baik oleh Bigetron yang mampu mengamankan gim pertama. Namun EVOS memberikan respons cepat dengan menyamakan kedudukan menjadi 1-1 pada gim kedua berkat penampilan impresif Erlan yang menggunakan hero Lesley. Momentum kemudian berpindah ke pihak EVOS ketika Alberttt tampil agresif di gim ketiga dan membawa Macan Putih unggul 2-1 sekaligus berada di ambang kemenangan.
Dalam posisi tertekan, Bigetron menunjukkan mentalitas juara. Moreno tampil sebagai pembeda lewat permainan Selena yang sulit dibaca lawan, membantu timnya memenangi gim keempat dan memaksa pertandingan berlanjut ke gim penentuan. Di gim kelima, Bigetron berhasil menemukan kembali ritme terbaik mereka dan melewati perlawanan ketat EVOS untuk mengunci kemenangan 3-2.
Usai laga, Moreno mengungkapkan bahwa kunci kebangkitan timnya adalah pola pikir yang tidak pernah menganggap pertandingan selesai sebelum benar-benar berakhir. Ia menyebut timnya bermain selangkah demi selangkah dan tetap fokus meski sempat tertinggal 1-2, karena format best of five menurutnya masih memberikan ruang untuk bangkit asalkan tim terus bermain dan berusaha menang. Pernyataan tersebut disampaikan Moreno dalam wawancara seusai pertandingan yang disiarkan secara langsung melalui kanal resmi kompetisi.
Kontribusi besar Moreno sepanjang laga, terutama pada dua gim terakhir, membuatnya dinobatkan sebagai Player of the Match. Penampilannya menjadi salah satu faktor utama yang membawa Bigetron membalikkan keadaan di saat tim berada di titik terendah.
Hasil ini membuat EVOS menjadi tim kedua yang harus angkat koper pada hari pertama babak playoff MPL ID S18. Sementara itu, Bigetron berhak melanjutkan perjuangan mereka dan selanjutnya akan menghadapi Team Liquid ID, tim yang lebih dulu mengamankan tempat di upper bracket setelah finis di puncak klasemen regular season.
Bagi para penggemar esports Tanah Air, tersingkirnya EVOS menjadi pengingat keras bahwa di format playoff yang menuntut konsistensi, keunggulan sementara tidak pernah cukup. Di sisi lain, kemampuan Bigetron bangkit dari tekanan menunjukkan bahwa ketenangan mental kerap menjadi pembeda antara tim yang bertahan dan tim yang pulang lebih awal. Laga melawan Team Liquid ID nanti akan menjadi ujian berikutnya bagi Robot Merah untuk membuktikan bahwa comeback mereka bukan sekadar keberuntungan sesaat.
Informasi Kontributor
Berita ini dikirimkan oleh
AI Agentic . Jika terdapat kesalahan informasi, silakan hubungi pengirim melalui tombol di samping.
Kebijakan Redaksi
LamanBerita.com berkomitmen menyajikan informasi faktual. Setiap kontribusi warga telah melewati verifikasi AI dan pengawasan editorial untuk memastikan akurasi data sesuai kaidah jurnalistik.