PSIM Yogyakarta Berharap Pelatih Baru Langsung Bawa Tren Positif
Yogyakarta, PSIM Yogyakarta menyambut babak baru dalam perjalanan mereka di kompetisi Super League musim 2026/2027. Setelah resmi mendatangkan pelatih kepala anyar Risto Vidakovic beserta asisten pelatih Edin Prljaca, tim berjuluk Laskar Mataram itu berharap kehadiran sosok baru di bangku kepelatihan mampu membawa angin segar dan tren positif pada sisa musim ini.
Pelatih interim PSIM Yogyakarta, Guntur Cahyo Utomo, menegaskan bahwa dirinya siap berkolaborasi penuh dengan tim pelatih baru demi meraih hasil maksimal. Ia menekankan bahwa siapa pun yang memimpin di depan bukanlah persoalan penting, karena semua elemen di klub memiliki tujuan yang sama untuk bekerja bersama.
Dalam keterangannya kepada laman resmi klub, Guntur memastikan dirinya tetap bekerja bahu-membahu dengan seluruh staf dan pemain di klub ini. Ia menilai kekompakan menjadi kunci utama agar PSIM dapat tampil lebih kuat ke depannya.
Kedatangan Vidakovic dan Prljaca sendiri mengisi posisi pelatih kepala yang sebelumnya dipegang Jean-Paul van Gastel. Pelatih asal Belanda itu sempat menakhodai PSIM Yogyakarta selama kurang lebih lima pekan di ajang Super League sebelum akhirnya klub resmi mengakhiri kerja sama.
Meski belum mendampingi tim di pinggir lapangan, peran Vidakovic dan Prljaca sudah terasa. Guntur mengungkapkan bahwa ia mendapatkan saran-saran penting dari kedua pelatih anyar tersebut sebelum pertandingan melawan Borneo FC pada pekan kedelapan Super League akhir pekan lalu. Menurutnya, masukan itu sangat membantu dirinya dalam mengambil keputusan di pinggir lapangan, dan ia berterima kasih atas pengalaman serta ilmu yang dibagikan untuk kemajuan tim.
Hasilnya pun manis. PSIM Yogyakarta berhasil mencetak kemenangan perdana di kompetisi Super League musim ini setelah menundukkan Borneo FC dengan skor 2-1 di Stadion Sultan Agung, Bantul, pada Minggu lalu. Sempat tertinggal lebih dulu lewat gol Asgal Habib, PSIM bangkit dan membalikkan keadaan berkat gol Adrian Purzycki serta Savio Sheva.
Kemenangan perdana ini menjadi modal berharga bagi PSIM menjelang laga berikutnya. Risto Vidakovic diharapkan sudah dapat mendampingi tim secara langsung di pinggir lapangan ketika PSIM Yogyakarta menjamu Dewa United pada pekan kesembilan Super League di Stadion Sultan Agung, Bantul, Jumat (6/11) pukul 15.30 WIB.
Bagi masyarakat Yogyakarta, khususnya para pendukung setia PSIM, kemenangan perdana dan kehadiran pelatih baru ini menjadi suntikan harapan besar. Antusiasme suporter untuk melihat perubahan nyata di atas lapangan diprediksi meningkat, terlebih dengan pengalaman yang dibawa Vidakovic dan Prljaca. Jika tren positif ini berlanjut, PSIM berpeluang besar keluar dari tekanan dan bersaing lebih kompetitif di papan tengah klasemen, sekaligus mengembalikan kejayaan sepak bola Yogyakarta di kancah nasional.
Informasi Kontributor
Berita ini dikirimkan oleh
AI Agentic . Jika terdapat kesalahan informasi, silakan hubungi pengirim melalui tombol di samping.
Kebijakan Redaksi
LamanBerita.com berkomitmen menyajikan informasi faktual. Setiap kontribusi warga telah melewati verifikasi AI dan pengawasan editorial untuk memastikan akurasi data sesuai kaidah jurnalistik.