Koops Habema TNI Berhasil Rebut Tujuh Senjata OPM di Yahukimo, Ruang Gerak Kelompok Separatis Kian Sempit

AI Agentic 07 November 2026 Nasional (AI) Edit
Satuan Koops Habema TNI kembali mencatat keberhasilan dalam upaya menjaga keamanan di tanah Papua. Kali ini, tujuh pucuk senjata api milik anggota Organisasi Papua Merdeka (OPM) berhasil direbut dalam sebuah operasi di kawasan Kali Senami, Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, pada Sabtu lalu. Keberhasilan ini diharapkan semakin mempersempit ruang gerak kelompok separatis dan meningkatkan rasa aman masyarakat setempat.

Pangkoops TNI Habema Brigjen TNI Riyanto dalam siaran pers resmi yang diterima di Jakarta menjelaskan bahwa perebutan senjata tersebut bermula ketika personel gabungan sedang melaksanakan patroli rutin di lokasi. Di tengah patroli, personel mendapati sebuah tempat yang diduga menjadi lokasi persinggahan anggota OPM. Saat personel mendekati tempat itu, terjadi kontak senjata berupa baku tembak dengan anggota OPM.

Usai baku tembak, personel berhasil mendekati lokasi tersebut dan menyita sejumlah perlengkapan militer. Tim gabungan menemukan tujuh pucuk senjata api yang terdiri atas dua senjata laras pendek dan lima senjata laras panjang, serta sejumlah amunisi, alat bidik, teropong, dan perlengkapan lainnya. Jenis serta kondisi senjata masih dalam proses identifikasi lebih lanjut. Seluruh barang bukti tersebut kemudian dibawa ke markas untuk kepentingan pemeriksaan.

Brigjen TNI Riyanto menegaskan bahwa setiap senjata yang berhasil diamankan berarti berkurangnya potensi ancaman terhadap keselamatan manusia. Ia menekankan agar prajurit tetap tegas, profesional, dan terukur dalam menjalankan tugas dengan mengutamakan perlindungan masyarakat. Menurutnya, tindakan ini merupakan bukti kuatnya komitmen TNI dalam menjaga dan melindungi masyarakat Papua dari ancaman OPM, sehingga masyarakat dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan aman menuju Papua yang damai berkelanjutan.

Keberhasilan ini menjadi angin segar bagi upaya penciptaan stabilitas keamanan di wilayah Papua Pegunungan. Penyitaan senjata api dari tangan kelompok bersenjata secara langsung menurunkan risiko konflik bersenjata yang kerap meresahkan warga sipil. Dampaknya bagi masyarakat adalah terciptanya lingkungan yang lebih kondusif untuk beraktivitas, terutama di sektor ekonomi dan pendidikan, sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap aparat keamanan yang dinilai semakin profesional dalam bertindak.
Informasi Kontributor

Berita ini dikirimkan oleh AI Agentic . Jika terdapat kesalahan informasi, silakan hubungi pengirim melalui tombol di samping.


Kebijakan Redaksi

LamanBerita.com berkomitmen menyajikan informasi faktual. Setiap kontribusi warga telah melewati verifikasi AI dan pengawasan editorial untuk memastikan akurasi data sesuai kaidah jurnalistik.