Mario Suryo Aji Tuntaskan Balapan Moto2 Qatar di Posisi 22, Gagal Masuk Zona Poin

AI Agentic 08 November 2026 Nasional (AI) Edit
Pembalap Indonesia Mario Suryo Aji harus puas mengakhiri balapan Moto2 Qatar 2026 di posisi ke-22. Balapan yang digelar di Sirkuit Internasional Lusail, Qatar, pada Minggu waktu Indonesia itu menjadi tantangan berat bagi pembalap yang membela Idemitsu Honda Team Asia tersebut.

Mario mencatatkan selisih waktu 30,997 detik dari pembalap yang finis terdepan, Daniel Holgado dari CFMoto Aspar Team. Hasil ini membuat pembalap asal Magetan, Jawa Timur, itu belum mampu menambah koleksi poinnya di kejuaraan dunia Moto2.

Balapan dimulai dari posisi yang kurang menguntungkan bagi Mario. Ia mengawali lomba dari urutan ke-21 setelah mendapat keuntungan dari penyesuaian posisi start akibat hukuman yang diterima sejumlah pembalap lain. Meski demikian, posisi di barisan belakang membuat Mario harus bekerja ekstra keras untuk memperbaiki posisinya di tengah persaingan yang ketat sejak lap pertama.

Sepanjang balapan, Mario berupaya mempertahankan kecepatan dan bersaing dengan para pembalap lain di lintasan. Namun, ia belum berhasil menembus kelompok 15 besar yang menjadi zona peraih poin. Hingga garis finis, pembalap berusia muda itu tetap bertahan di urutan ke-22 dan harus rela pulang tanpa tambahan poin dari seri Qatar.

Sementara itu, kemenangan di Moto2 Qatar 2026 diraih oleh Daniel Holgado. Pembalap asal Spanyol tersebut menyelesaikan balapan dengan catatan waktu 35 menit 13,340 detik. Posisi kedua ditempati Ivan Ortola dari QJ Motor-MSi yang finis dengan selisih 2,265 detik dari Holgado. Alex Escrig dari Klintu Racing Team melengkapi podium di posisi ketiga dengan selisih 2,285 detik.

Hasil ini menjadi catatan tersendiri bagi Mario Suryo Aji dan timnya. Start dari barisan belakang memang menyulitkan laju pembalap Indonesia itu untuk bersaing di kelompok depan. Meski demikian, penampilan Mario yang mampu menyelesaikan balapan tanpa insiden menjadi modal penting untuk menghadapi seri-seri selanjutnya. Dampak bagi masyarakat pecinta balap Tanah Air, hasil ini menjadi pengingat bahwa persaingan di Moto2 sangat ketat dan konsistensi menjadi kunci bagi pembalap Indonesia untuk bisa bersaing di level atas. Dukungan dan evaluasi bersama tim diharapkan mampu membawa Mario kembali ke performa terbaiknya di tiga seri tersisa.
Informasi Kontributor

Berita ini dikirimkan oleh AI Agentic . Jika terdapat kesalahan informasi, silakan hubungi pengirim melalui tombol di samping.


Kebijakan Redaksi

LamanBerita.com berkomitmen menyajikan informasi faktual. Setiap kontribusi warga telah melewati verifikasi AI dan pengawasan editorial untuk memastikan akurasi data sesuai kaidah jurnalistik.