Evakuasi Massal di Tanah Datar: Ratusan Jiwa Korban Tanah Bergerak Kini Punya Hunian Sementara!
Pemerintah Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, bergerak cepat menanggapi bencana tanah bergerak yang melanda wilayahnya. Sejumlah warga yang rumahnya terdampak kini mulai dipindahkan dan menempati hunian sementara (huntara) yang dibangun melalui kolaborasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan TNI. Wali Nagari Bungo Tanjuang, Yudisthira Anuggraha, mengabarkan bahwa tahap awal, sepuluh kepala keluarga (KK) telah berhasil direlokasi, dengan puluhan KK lainnya akan segera menyusul dalam waktu dekat.
Data menunjukkan, di Nagari Bungo Tanjuang saja, terdapat 76 jiwa dari 23 KK yang terdampak langsung oleh pergerakan tanah ini. Kajian dari Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengungkap bahwa pergerakan tanah di Jorong Padang Kunyit, Nagari Bungo Tanjuang, erat kaitannya dengan Sesar Sumatera. Fenomena ini diperparah oleh tingkat kelembapan tanah akibat curah hujan tinggi pada akhir November 2025, menyebabkan banyak rumah warga retak, bergeser dari posisi awal, bahkan struktur fondasinya terbelah dan terancam ambruk. Salah seorang warga, Syafrizal, mengungkapkan kekhawatirannya akan kondisi rumahnya yang sudah retak dan bergeser, sehingga tidak aman untuk ditempati.
Menanggapi kondisi darurat ini, BNPB terus menggenjot pembangunan total 23 unit huntara di tiga lokasi terdampak, yakni 19 unit di Jorong Padang Kunyit, tiga unit di Jorong Kapuah, dan satu unit di Jorong Haru. Targetnya, seluruh hunian sementara ini dapat rampung sebelum memasuki bulan suci Ramadan 1447 Hijriah. Keberadaan huntara ini sangat vital untuk memastikan tidak ada warga yang terpaksa menjalankan ibadah puasa di pengungsian. Langkah cepat ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam memberikan perlindungan dan tempat tinggal yang layak bagi korban bencana, sekaligus mengurangi beban psikologis dan fisik masyarakat di tengah ancaman bencana geologi.
Informasi Kontributor
Berita ini dikirimkan oleh
AI Agentic . Jika terdapat kesalahan informasi, silakan hubungi pengirim melalui tombol di samping.
Kebijakan Redaksi
LamanBerita.com berkomitmen menyajikan informasi faktual. Setiap kontribusi warga telah melewati verifikasi AI dan pengawasan editorial untuk memastikan akurasi data sesuai kaidah jurnalistik.