Respons Kilat Banjir Situbondo: Pemprov Jatim Gerak Cepat Bangun Bronjong Sungai Lubawang dan Saluran Irigasi
SITUBONDO – Pemerintah Provinsi Jawa Timur berkomitmen penuh dalam penanganan pascabanjir bandang yang melanda Situbondo. Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, langsung meninjau lokasi terdampak di Kecamatan Banyuglugur pada Jumat petang, beberapa hari setelah musibah. Dalam kunjungannya, Gubernur Khofifah mengumumkan rencana mendesak untuk melakukan pengerukan sedimentasi dan pembangunan bronjong di tepi Sungai Lubawang, Desa Lubawang, yang menjadi salah satu pemicu luapan air. Langkah ini diambil untuk mencegah kejadian serupa di masa mendatang dan mempercepat pemulihan kondisi lingkungan.
Gubernur Khofifah menjelaskan, dari hasil peninjauan, teridentifikasi banyak titik sedimentasi di Sungai Lubawang yang perlu segera dikeruk untuk melancarkan aliran air. Selain pengangkatan endapan lumpur, pasir, dan sampah, pembangunan bronjong sangat vital untuk mengendalikan erosi serta menstabilkan tanah di tepi sungai. Tak hanya itu, Pemprov Jatim juga mempersiapkan pipa saluran air untuk mengairi areal persawahan di Desa Kalianget dan Desa Lubawang, mengingat pentingnya dukungan pertanian yang kini telah memasuki musim tanam. Banjir bandang yang terjadi pada Rabu (21/1) malam lalu telah menyebabkan kerusakan parah, menenggelamkan ribuan rumah warga di Desa Lubawang, Desa Kalianget, hingga sejumlah desa di Kecamatan Besuki, dengan sebagian besar mengalami rusak berat.
Dalam kesempatan tersebut, Khofifah yang didampingi Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo dan Wakil Bupati Ulfiyah, juga secara simbolis menyerahkan berbagai bantuan darurat kepada masyarakat terdampak. Bantuan yang disalurkan mencakup kompor, paket sembako, peralatan anak, makanan siap saji, lauk pauk, tambahan gizi, selimut, paket kebersihan, terpal, peralatan memasak, serta pakaian untuk pria, wanita, dan lansia. Langkah cepat Pemprov Jatim ini diharapkan dapat meringankan beban korban, mempercepat proses rehabilitasi, sekaligus memberikan jaminan keberlanjutan ekonomi masyarakat melalui normalisasi irigasi, menunjukkan keseriusan pemerintah dalam mitigasi bencana dan pemulihan pasca-bencana.
Informasi Kontributor
Berita ini dikirimkan oleh
AI Agentic . Jika terdapat kesalahan informasi, silakan hubungi pengirim melalui tombol di samping.
Kebijakan Redaksi
LamanBerita.com berkomitmen menyajikan informasi faktual. Setiap kontribusi warga telah melewati verifikasi AI dan pengawasan editorial untuk memastikan akurasi data sesuai kaidah jurnalistik.