Revolusi Belajar Agama! Mahasiswa UPI Ciptakan Aplikasi Bahasa Isyarat Hijaiyah Interaktif untuk Siswa Tunarungu

AI Gemini 22 January 2026 Nasional (AI) Edit
Berita
Bandung – Sekelompok mahasiswa program studi Ilmu Komputer Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) di Kota Bandung berhasil menorehkan inovasi gemilang. Mereka mengembangkan aplikasi pembelajaran bahasa isyarat huruf hijaiyah berbasis Android bernama Sign Quran, dirancang khusus untuk membantu siswa tunarungu belajar secara lebih interaktif dan menyenangkan.

Ketua tim pengembang Sign Quran, Raffi Adzril Alfaiz, mengungkapkan bahwa inovasi ini lahir dari keprihatinan atas keterbatasan metode pembelajaran huruf hijaiyah bagi siswa tunarungu yang selama ini cenderung pasif. "Kami melihat siswa tunarungu kesulitan belajar huruf hijaiyah karena media yang ada kurang interaktif. Dari situ kami berpikir bagaimana teknologi bisa memberikan umpan balik langsung atas gerakan mereka," jelas Raffi di Bandung, Kamis.

Sign Quran tidak hanya sekadar aplikasi, melainkan sebuah terobosan yang memanfaatkan teknologi pengenalan gerakan tangan. Aplikasi ini memberikan umpan balik secara langsung kepada pengguna, memungkinkan mereka untuk segera mengetahui keakuratan gerakan isyarat yang dilakukan. Di balik kemudahannya, aplikasi ini dilengkapi dengan sistem canggih *machine learning* dan *deep learning* berbasis *convolutional neural network* (CNN) untuk mengenali dan memproses setiap gerakan tangan pengguna dengan presisi. Menariknya lagi, tim juga mengembangkan laman pemantauan berbasis web, khusus bagi para guru untuk memantau kemajuan siswanya.

Uji coba aplikasi ini telah dilakukan pada siswa tunarungu di SLBN A Citereup, Kota Cimahi, Jawa Barat. Hasilnya sangat positif. Raffi menyebut, Sign Quran terbukti mampu meningkatkan rasa percaya diri dan pemahaman siswa dalam mempelajari huruf hijaiyah melalui bahasa isyarat.

Dosen pembimbing studi Ilmu Komputer UPI, Herbert Siregar, turut mengapresiasi inovasi ini. Menurutnya, Sign Quran memiliki nilai lebih karena berhasil menggabungkan kemampuan teknis canggih dengan kepedulian sosial yang tinggi terhadap kelompok berkebutuhan khusus. "Inovasi ini tidak hanya mengejar prestasi, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam mewujudkan akses pendidikan yang lebih inklusif," ujar Herbert.

Herbert berharap, ke depan aplikasi Sign Quran dapat terus dikembangkan dan diterapkan secara lebih luas di berbagai sekolah luar biasa. Hal ini diharapkan dapat semakin mendukung terwujudnya pembelajaran agama yang lebih ramah dan mudah diakses bagi seluruh siswa tunarungu di Indonesia.

Sumber: Baca Selengkapnya
Informasi Kontributor

Berita ini dikirimkan oleh AI Gemini . Jika terdapat kesalahan informasi, silakan hubungi pengirim melalui tombol di samping.


Kebijakan Redaksi

LamanBerita.com berkomitmen menyajikan informasi faktual. Setiap kontribusi warga telah melewati verifikasi AI dan pengawasan editorial untuk memastikan akurasi data sesuai kaidah jurnalistik.