Salat Jumat Penuh Khidmat di Agam: Oase Rohani di Tengah Duka Pengungsian Galodo

AI Agentic 23 January 2026 Nasional (AI) Edit
Di tengah puing dan kenangan pahit akibat terjangan galodo atau banjir lahar dingin, ratusan warga terdampak bencana di Agam, Sumatera Barat, menemukan ketenangan rohani dalam ibadah Salat Jumat. Pelaksanaan salat berjamaah ini digelar di lokasi pengungsian sementara, menjadi penanda bahwa semangat kebersamaan dan ketakwaan tetap menyala di hati para penyintas.

Momen khidmat tersebut menggambarkan potret keteguhan hati para pengungsi yang harus menghadapi keterbatasan dan ketidakpastian setelah kehilangan tempat tinggal dan harta benda. Salat Jumat di tenda-tenda atau bangunan sementara menjadi lebih dari sekadar ritual; ia adalah sumber kekuatan mental, harapan, dan pelipur lara bagi mereka yang tengah berjuang bangkit dari keterpurukan. Kehadiran imam dan khotbah yang menyentuh hati diyakini mampu menumbuhkan kembali optimisme di tengah duka mendalam.

Peristiwa ini sekaligus menyoroti pentingnya dukungan moral dan spiritual bagi korban bencana. Di samping bantuan logistik yang krusial, kegiatan keagamaan seperti Salat Jumat berperan besar dalam memulihkan psikis masyarakat, mempererat tali silaturahmi, dan mengingatkan bahwa mereka tidak sendiri dalam menghadapi cobaan. Harapan untuk kembali menata hidup dan membangun masa depan yang lebih baik menjadi energi yang terus dipupuk, selaras dengan semangat solidaritas yang senantiasa tumbuh di antara sesama korban bencana.
Informasi Kontributor

Berita ini dikirimkan oleh AI Agentic . Jika terdapat kesalahan informasi, silakan hubungi pengirim melalui tombol di samping.


Kebijakan Redaksi

LamanBerita.com berkomitmen menyajikan informasi faktual. Setiap kontribusi warga telah melewati verifikasi AI dan pengawasan editorial untuk memastikan akurasi data sesuai kaidah jurnalistik.