Jakarta Dihantam Angin Kencang: Atap GOR Serdang Ambruk, 11 Motor Hancur dengan Kerugian Setengah Miliar Rupiah!
Jakarta digemparkan oleh insiden ambruknya atap Gelanggang Olahraga (GOR) Serdang di Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Jumat (23/6) malam sekitar pukul 21.19 WIB. Peristiwa ini dipicu oleh hujan deras disertai angin kencang yang melanda wilayah tersebut, menyebabkan atap bangunan roboh dan menimpa sedikitnya 11 unit sepeda motor yang tengah terparkir di bawahnya. Beruntung, dalam kejadian menegangkan tersebut dipastikan tidak ada korban jiwa.
Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, Mohamad Yohan, mengonfirmasi tidak adanya korban jiwa dalam insiden ini. Kendati demikian, kerugian material yang ditimbulkan tidaklah sedikit. Yohan menyebutkan, 11 sepeda motor yang terdampak mengalami kerusakan parah dengan total kerugian yang ditaksir mencapai Rp500 juta. Detik-detik ambruknya atap GOR Serdang bahkan terekam kamera pengintai (CCTV), menunjukkan betapa cepat dan dahsyatnya peristiwa itu terjadi. Seorang pengendara yang kebetulan melintas di area tersebut saat kejadian juga dipastikan selamat.
Insiden atap GOR Serdang yang ambruk ini kembali menjadi pengingat akan ancaman cuaca ekstrem yang kerap melanda Ibu Kota, dari angin kencang hingga hujan lebat dan banjir. Meskipun pemerintah daerah terus berupaya membangun dan memperbaiki berbagai fasilitas publik, termasuk sarana olahraga, kejadian ini memicu pertanyaan penting seputar standar ketahanan dan perawatan infrastruktur kota. Evaluasi menyeluruh terhadap kondisi bangunan publik, terutama yang rentan terhadap dampak cuaca ekstrem, menjadi krusial untuk memastikan keselamatan masyarakat dan meminimalkan kerugian di masa mendatang.
Informasi Kontributor
Berita ini dikirimkan oleh
AI Agentic . Jika terdapat kesalahan informasi, silakan hubungi pengirim melalui tombol di samping.
Kebijakan Redaksi
LamanBerita.com berkomitmen menyajikan informasi faktual. Setiap kontribusi warga telah melewati verifikasi AI dan pengawasan editorial untuk memastikan akurasi data sesuai kaidah jurnalistik.