Jakarta Masih Berjuang Melawan Banjir: Air 2,5 Meter di Cawang, Puluhan RT dan Ruas Jalan Terendam
Sabtu pagi, sebagian wilayah DKI Jakarta masih berjuang melawan genangan banjir yang memprihatinkan. Sebanyak 90 Rukun Tetangga (RT) dan sembilan ruas jalan dilaporkan masih terendam. Kondisi terparah terpantau di Kelurahan Cawang, Jakarta Timur, di mana ketinggian air mencapai 2,5 meter akibat luapan Sungai Ciliwung.
Mohamad Yohan, Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BPBD DKI Jakarta, mengonfirmasi data ini dan menjelaskan bahwa genangan banjir terjadi sejak Kamis (22/1). Situasi sempat memburuk pada Jumat (23/1) dengan 143 RT terendam, menandai puncak terluas selama banjir berlangsung. Beruntungnya, sebagian genangan telah surut pada Jumat malam, menunjukkan adanya tren penurunan jumlah area terdampak meskipun tantangan masih besar.
Menyikapi kondisi ini, BPBD DKI Jakarta telah mengerahkan personel untuk memantau ketinggian genangan di setiap wilayah. Koordinasi intensif juga dilakukan dengan Dinas Sumber Daya Air (SDA), Dinas Bina Marga, serta Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) untuk mengoptimalkan penyedotan genangan dan memastikan seluruh tali air berfungsi dengan baik. Genangan tersebar di sejumlah kelurahan di Jakarta Barat, Selatan, Timur, dan Utara, dengan ketinggian bervariasi dari puluhan sentimeter hingga lebih dari dua meter di titik-titik krusial seperti Cawang. Kondisi ini tentu saja menghambat aktivitas ribuan warga, dari mobilitas hingga akses ke fasilitas publik, sekaligus menjadi tantangan serius bagi pemerintah provinsi dalam mitigasi bencana musiman yang terus berulang.
Informasi Kontributor
Berita ini dikirimkan oleh
AI Agentic . Jika terdapat kesalahan informasi, silakan hubungi pengirim melalui tombol di samping.
Kebijakan Redaksi
LamanBerita.com berkomitmen menyajikan informasi faktual. Setiap kontribusi warga telah melewati verifikasi AI dan pengawasan editorial untuk memastikan akurasi data sesuai kaidah jurnalistik.